MAKASSAR, BKM–Politisi Partai Demokrat Sulsel Haidar Majid tak ingin sesumbar untuk bersaing dengan para politisi termasuk sesama kader di Partai Demokrat pada daerah pemilihan (Dapil) II Sulsel atau Makassar B.
Menurutnya, politisi yang terpilih itu tidak terlepas dari usaha dan doa. Kalau seorang telah berusaha dan berdoa, maka kemungkinan besar terpilih atas izin Allah SWT. “Kita tetap berusaha dan berdoa. Tinggal garis tangan mami apakah kembali mendapat kepercayaan dari masyarakat,”ujar Haidar Majid, Minggu (29/7).
Meski demikian, soal optimisme untuk kembali terpilih, bagi Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sulsel ini tentu sangat tinggi lantaran kerja-kerja politiknya terukur. Diinternal Demokrat, Haidar yang pernah tercatat sebagai wakil ketua DPRD Makassar ini maju bersama Yusa Rasyid Ali yang berada di nomor urut 2, selanjutnya Hj Sri Pudji Chairul A Tau, Hidayah Muhallim, putra mantan Wali Kota Makassar dua periode Amirul Yamin Ramadhansyah Ilham Arief Sirajuddin serta Andi Rani Defiana.
Di Pileg 17 April 2019 mendatang, Haidar yang mendapat nomor urut 1 akan kembali bertarung dengan Imran Tenri Tatta dari Partai Golkar, Andi Yusran Paris dari Partai Amanat Nasional (PAN), Alex Palinggi dari Partai Hanura, Indira Mulyasari Paramastuti dari Partai Nasdem, Andi Mawang Batara Soli dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Hj Bonita Latif Usman dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Pada Pileg 14 April 2014 lalu, Haidar Majid lolos ke DPRD Sulsel bersama lima politisi lain yakni Imran Tenri Tatta dari Partai Golkar, Erna Amin dari Partai Gerindra, Muhammad Jafar Sodding dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Alex Palinggi dari Partai Hanura serta Andi Yusran Paris dari PAN. (rif)
Haidar Majid tak Ingin Sesumbar
×

