pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Ratusan Petani Bisa Olah Lahan Tidur

PANGKEP, BKM — Sekolah lapang yang berlangsung 15 bulan dan diikuti ratusan petani dari tiga desa di Kecamatan Labakkang. Para petani dari Desa Kanaungan, Barabatu, dan Desa Taraweang ini dinilai berhasil karena para peserta sekolah lapang ini sudah bisa mengolah lahan tidur. Terutama lahan yang ada di pekarangan untuk dijadikan lahan pertanian dengan menggunakan pupuk organik.
Menurut Kadis Pertanian Pangkep, Hj Sriwati yang menghadiri acara penutupan sekolah lapang tersebut, Senin (27/7), kegiatan tersebut merupakan langkah maju. Karena upaya tersebut mendukung program Pemkab untuk Swasembada sayur. Sehingga warga Pangkep tidak lagi mengalami ketergantungan dalam mengonsumsi sayur dari produksi daerah lainnya. Karena sudah memproduksi sayur sendiri.
Dalam sekolah lapang di setiap desa, dibentuk 6 kelompok dan masing-masing kelompok beranggotakan 25 orang. Ketiga desa ini masing-masing terdiri dari 18 kelompok dengan jumlah petani 450 orang.
Sekolah lapang ini dilaksanakan LSM selama 15 bulan. Berbagai program telah diajarkan tentang pertanian dan cara mengolah lahan yang baik. Termasuk juga diajarkan bagaimana mengolah tambak dengan menggunakan pupuk organik.
Salah seorang peserta sekolah lapang, Aziz, dari Desa Taraweang, mengatakan, dengan sekolah ini, kami sudah mampu membuat kompos meski dengan cara sederhana. (udi/mir/c)



×


Ratusan Petani Bisa Olah Lahan Tidur

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar