JENEPONTO, BKM — Suri tauladan diperlihatkan Kapolsek Tamalatea Resort Jeneponto, Iptu Muh Tahir. Meski harus menggunakan tongkat untuk berjalan, tapi ia tetap bersemangat menjalankan tugasnya sebagai seorang anggota Polri.
Terlihat saat ia bersama anggota melakukan patroli biru di Kampung Tanetea, Kelurahan Bontotangnga, Kecamatan Tamalatea, poros Jeneponto, Selasa (31/7).
Kabag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul, mengatakan, Kapolsek Muh Tahir waktu bertugas di Kelara beberapa tahun lalu, pernah mengalami kecelakaan sepeda motor. Saat itu pahanya patah dan harus dioperasi.
Usai dioperasi, kata Syahrul, Kapolsek Muh Tahir tidak mengenakan tongkat. Namun ia pincang saat berjalan. Pas menjabat sebagai Kapolsek Tamalatea, bekas operasinya kambuh dan memaksanya harus memakai tongkat.
”Jadi sudah ada dua bulan ini Iptu Muh Tahir memakai tongkat saat berutugas,” ujar AKP Syahrul.
Kondisi Muh Tahir, menurut Syahrul, sempat mendapat perhatian khusus dari pimpinannya untuk beristirahat. Namun, kegigihan dan semangat Muh Tahir untuk terus mengabdi sebagai pasukan Tri Brata, membuatnya tetap semangat menjalankan tugas.
Sementara itu, Kapolsek Tamalatea Resort Jeneponto, Iptu Muh Tahir mengatakan, sebagai seorang anggota kepolisian yang diberikan amanah oleh pimpinan, tentunya sudah menjadi kewajiban untuk melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab. ”Meski kakiku pincang akibat dari kecelakaaan beberapa waktu lalu, tapi itu tak jadi soal bagi saya dalam mengemban amanah sebagai seorang personel kepolisian,” ujarnya dengan nada penuh semangat. (krk/mir/c)
Pincang, Kapolsek Tamalatea Tetap Jalankan Tugas
×

