MAMUJU, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mamuju melalui dinas kelautan dan perikanan menyerahkan satu unit escavator kepada Koperasi Mallolongan Siola-Ola, Desa Dungkait, Kecamatan Tapalang Barat, Kamis (2/8). Alat berat dengan tipe Sumithomo SH-130 senilai Rp1,5 miliar tersebut diserahkan Bupati Mamuju, H Habsi Wahid kepada perwakilan kelompok tani tersebut.
Bupati berharap, bantuan ini harus dimanfaatkan bersama oleh masyarakat. Utamanya yang ada di Kecamatan Tapalang dan Tapalang Barat. ”Jadikan seperti milik sendiri. Sehingga rasa tanggung jawab untuk menjaga dan merawat bisa terlaksana dengan baik. Sehingga rasa kekeluargaan dan kebersamaan dalam membangun daerah akan selalu terjaga,” ujar Habsi Wahid.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Mamuju, H Lukman Sanusi, menjelaskan, escavator ini diperuntukkan tambak, rehabilitasi pembangunan tambak, jalan produksi tambak, juga dapat digunakan untuk membuat galian kolam air tawar.
”Pengoperasiannya secara teknis harus dikelola koperasi. Karena diharapkan masyarakat dapat mengelolanya secara mandiri,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Camat Tapalang Barat, Junaedi Hafid, berterimakasih kepada pemerintah daerah atas bantuan yang sangat istimewa tersebut. ”Tentu dengan adanya bantuan ini, kami selaku pemerintah kecamatan akan menggunakannya dengan baik. Setelah ini, kami akan membuka lahan 50 hektare. Saya berpesan kepada masyarakat, setelah melakukan pembukaan lahan ini, tolong juga perhatikan dampak lingkungan sebelum membuka lahan. Jangan sampai kita terus membuka dan melupakan dampak–dampak lingkungan yang bisa saja merugikan bagi kita semua,” pesannya.
Untuk diketahui, selain Desa Dungkait, Kecamatan Tapalang Barat, pada pekan depan melalui dinas perikanan dan kelautan, bupati Mamuju juga akan menyerahkan escavator di Desa Bonda, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju. (ala/mir/c)
Kembangkan Pertambakan di Mamuju, Pemkab Bantu Escavator
×

