MAKALE, BKM–Lovely Toraja masuk agenda pariwisata nasional. Menurut Gubernur Sulawesi Selatan terpilih Nurdin Abdullah itu perlu ditinjau ulang. Soalnya, prioritas mengedepankan peningkatan infra struktur jalan, maupun kebersihan dan keindahan kota, jauh lebih harus diutamakan.
Matias, aktivis LSM Kombongan Situru kepada “BKM” Rabu (8/8) mengatakan, tanpa mengurangi esensi Lovely Desember sebagai promosi pariwisata, masyarakat Toraja diperantauan tanpa Lovely Desember rame-rame pulang kampung untuk natalan.
”Saya sependapat bukan karena Lovely wisnus dan wisman meningkat tajam ke Toraja. Hari libur biasa saja puluhan ribu wisatawan ke Toraja, namun peningkatan kualitas jalan dan keindahan kota jauh lebih penting dan harus lebih diutaman,” kata dia.
Lovely Desember menghabiskan anggaran APBN dan APBD hingga miliaran. S ilahkan Lovely jalan, namun infra struktur penunjang pariwisata jauh lebih penting. Penegasan gubernur Sulawesi Selatan terpilih Prof Nurdin Abdullah di depan pengurus BPS Lovely Desember perlu ditinjau ulang, merupakan pemikiran cerdas untuk mendorong pembangunan di Toraja secara berkesinambungan. Sudah sekian kali Lovely Desember di gelar, tidak juga menjawab keluhan wisman dan wisnus soal perjalanan yang melelahkan ke Toraja. (agus)

