BULUKUMBA, BKM — SMPN 1 Bulukumba mewakili Sulsel diajang lomba Sekolah Sehat tingkat nasional. Tim penilai nasional Anjar Purwani dkk meninjau sekolah tersebut dan melakukan penilaian, Kamis (9/8)
Kepala SMPN 1 Bulukumba, Muh Asdar dalam sambutannya menyampaikan profil sekolah yang telah berusia 57 tahun. Sekolah tersebut dibangun di atas lahan 2 hektare yang berada di Kelurahan Caile. Sekolah unggulan tingkat SMP di Bulukumba itu mengikuti sekolah sehat untuk kali ketiga.
Tahun 2014 dalam persaingan ketat tingkat Provinsi Sulsel yang diikuti 24 sekolah belum memperoleh juara. Tahun 2016 berhasil meraih juara III dan lomba sekolah tahun 2017 meraih juara 1 tingkat provinsi.
“Harapan kami semoga tahun ini sekolah kami menjadi juara tingkat nasional. Kalau tidak bisa juara tiga yah juara 1 lah,” ujarnya saat sambutan di Aula SMPN 1 Bulukumba.
Wabup Bulukumba, Tomy Satria Yulianto mengatakan, selama pemerintahan Sukri-Tomy dalam kurun waktu 2,5 tahun, terus berbenah untuk peningkatan kualitas pendidikan. Tak hanya fokus pada nilai raport akademik siswanya. Namun faktor lain yang berperan penting dalam menciptakan generasi yang cerdas. Seperti menggenjot kualitas kesehatan yang lebih baik. Harapannya, pemerintah dapat menjadikan sekolah di Bulukumba menjadi rumah bagi anak-anak.
“Bagaimana sekolah menjadi tempat yang nyaman bagi siswa. Sekolah sebagai rumah kedua mereka. Jadi syaratnya harus nyaman dan sehat,” ujarnya.
Sementara itu, Anjar Purwani mengatakan, anak-anak merupakan agen atau mata rantai untuk peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Melalui kegiatan yang bermanfaat, anak-anak sebagai ujung tombak pembangunan bangsa terdidik dengan baik. Seperit contoh dalam kegiatan UKS sangat bermanfaat.
“Dalam program UKS, anak-anak membiasakan berperilaku hidup bersih dan sehat,” jelasnya.
(min)
SMPN 1 Wakili Sulsel
×

