MAKALE, BKM–Buruknya infra struktur jalan di Toraja Barat membuat truk pengangkut barang sering digunakan sebagai angkutan pedesaan. Bahkan kendaraan dinas Kepolisian acap kali distop oleh anak sekolah untuk dijadikan tumpangan.
Seperti yang dialami Kapolsek Bonggakaradeng Iptu Welem Panggeso. Hampir setiap hari pergi dan sepulang kantor dia mengangkut puluhan anak sekolah di pelosok Batutu Lembang Rano Utara. Fenomena ini sudah dialami puluhan tahun.
Morning Taruktiku, aktivis LSM Barak yang dikonfirmasi sangat menyesalkan kondisi jalan di pelosok Tana Toraja yang masih buruk. Kondisi tersebut membuktikan jika masyarakat miskin di daerah ini masih banyak.
Data yang ada masih sekitar 30.000 lebih masyarakat miskin Tana Toraja belum mendapat pelayanan fasilitas BPJS, KIS, dan Raskin. (agus)

