JENEPONTO, BKM — Hari Raya Idul Adha atau Idul Qurban merupakan momentum sejarah umat manusia yang menyiratkan suatu keteladanan, keimanan dan kesabaran yang sangat kuat dari Nabi Ibrahim AS.
Dimana menunjukkan pentingnya semangat perjuangan dan pengorbanan dalam menjalani kehidupan. Yakni hendaknya dijiwai dan digerakkan iman dan takwa menjadi landasan spritual, moral, dan etika di dalam masyarakat.
Demikian disampaikan Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar saat memberikan sambutan pada salat Idul Adha 1439 H di Lapangan Passamaturukang Bontosunggu, Rabu (22/8). Bertindak sebagai imam, Ustadz Salihuddin, khatib, Wakil Rektor 1 UIN Makassar, Prof KH H Lomba Sultan.
Salat Idul Adha ini juga dihadiri Ketua DPRD Jeneponto, Kaharuddin Muang, Kapolres, AKBP Hery Susanto, Dandim 1425, Letkol Sugiri, Wabup terpilih, H Paris Yasir, Sekkab, H Syafruddin Nurdin, Kepala Kantor Kemenag, H Irfan Daming, serta ribuan masyarakat.
”Semoga Idul Kurban ini menjadikan kita semakin kokoh dalam persatuan dan kuat dalam kebersamaan. Selain itu, tidak kalah pentingnya perhelatan pesta demokrasi pada 27 Juni 2018 lalu, telah sukses kita laksanakan bersama. Dimana, Jeneponto yang sebelumnya dikuatirkan sebagai daerah zona merah, ternyata mampu meraih posisi 3 sebagai penyelenggara Pilkada terbaik secara nasional yang mampu menghadirkan Pilkada yang sukses, aman, nyaman, dan bermartabat,” kata Iksan.
Hal ini menunjukkan, tambahnya, masyarakat Jeneponto telah cerdas dalam berdemokrasi yang memahami makna perbedaan sebagai suatu warna yang harus dihargai dan dijunjung tinggi.
Kepala Kantor Kemenag Jeneponto, H Irfan Daming, mengatakan, jumlah hewan kurban di Kabupaten Jeneponto sebanyak 167 ekor sapi yang berasal dari berbagai perkumpulan masyarakat, seperti keluarga besar dinas kesehatan sebanyak 91 ekor, keluarga besar Polres Jeneponto 53 ekor, dan lainnya ada 2 ekor dan 1 ekor. (krk/mir/c)
Bupati Ingatkan Pentingnya Semangat Perjuangan
×

