LUWU, BKM — Gas elpiji tiga kilogram menghilang hampir di seluruh wilayah Kabupaten Luwu baik ditingkat agen maupun pengecer.
Sejumlah agen mengakui kelangkaan elpiji 3 kg terjadi sejak 4-5 hari terakhir. Arman (40) warga Belopa mengaku elpiji tiga kilogram sejak lima hari terakhir sudah habis. Hingga kini, masih sulit mendapatkan gas 3 kg alasan distributor belum ada pasokan.
“Di mana-mana kami datangi agen di Belopa tidak ada lagi stok dan semuanya kosong. Saya juga kurang paham kenapa bisa seperti ini,” ujar Arman, Senin (27/8).
Menurut Arman jika pun ada gas tabung ukuran seperti itu, pedagang sudah menjualnya dengan harga antara Rp 30 ribu-Rp 35 ribu per tabung bahkan lebih,” katanya.
Warga lainnya Tati (45) menambahkan hampir sepekan terakhir masyarakat Belopa mencari elpiji tapi stok habis.
Kadis Perdagangan Kabupaten Luwu Hj Wahidah, menegaskan kepada seluruh agen dan pangkalan agar tidak melakukan spekulasi di lapangan yang dapat memicu terjadinya kelangkaan elpiji bersubsidi.
“Laporan kelangkaan elpiji 3 Kg ini kami sudah monitor. Saya ingatkan agar pangkalan jangan bermain termasuk agen, jika terbukti akan ditajuhi sanksi sanksi,”tegasnya.
Wahidah menegaskan kelangkaan elpiji sejak sepekan terakhir. (wan/C)

