pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Warga Luwu Keluhkan Kelangkaan Tabung Gas 3 Kg 

LUWU, BKM — Warga di Kabupaten
Luwu sampai saat ini masih sulit mendapatkan tabung gas 3 Kg. Itu karena tabung gas isi 3 Kg yang di jual di pangkalan kosong.

Kalaupun ada, harga tabung gas 3 kg yang di jual oleh pengecer harganya mencapaii Rp30 ribu.

Di Belopa, harga jual gas 3 Kg oleh agen gas elpiji masih di jual kisaran harga Rp18 ribu, sedangkan di pangkalan di jual di kisaran Rp18 hingga Rp19 ribu.

Sementara tabung gas isi 12 Kg di jual di kisaran normal yakni Rp180 ribu oleh pangkalan gas elpiji.

Salah satu agen gas elpiji di Belopa, Iwan mengaku harga jual tabung gas 3 kg untuk saat ini di jual Rp18 ribu. Itu karna pasokan gas elpiji dari SPBE Palopo tidak lancar masuk ke wilayah Luwu.

“Biasanya sekali seminggu gas elpiji dari SPBE Palopo mengantar ke Belopa,
tapi sepekan terakhir memang agak tersendat,” tuturnya.

Di katakan Iwan, pihaknya tidak tahu menahu jika memang ada pangkalan maupun pengecer nakal yang menjual harga tabung gas 3 Kg di luar dari harga yang telah di tentukan.

“Kami tidak tau kalau ada oknum pangkalan ataupun pengecer yang menjual di atas harga yang sebenarnya,” tutur Iwan salah satu Agen Gas PT Mario.

Sementara itu salah satu pemilik pangkalan gas elpiji di jalur dua kelurahan Tampumia Radda, Belopa, Hj Nurhayati mengaku, pihaknnya menjual harga gas elpiji isi 3 Kg sebesar Rp18 ribu. Isi gas 12 Kg di jual harga normal Rp180 ribu pertabung.

“Yang langka memang tabung gas 3 Kg, kalau tabung isi 12 Kg normal ji,” kata Hj Nurhayati, Rabu (29/8/2018).

Dia mengaku saat ini memang banyak warga membutuhkan gas elpiji 3 Kg, banyak warga antrian saat membeli gas 3 Kg. Bahkan kata Hj Nurhayati pasokan dari Agen Gas elpiji dari PT Cenceng Nur Palopo biasanya datang dua hari sekali.

“Ini tabung gas yang 3 Kg kosong semua,
saya membatasi pembeli satu orang satu tabung gas. Kita bagi bagilah, sebab kalau ada yang membeli lebih dari dua tabung tentu tidak kebagian warga lainnya,” ujarnya.

● Disperindag Turunkan Tim

Terkait kelangkaan gas elpiji di Luwu, Komisi II DPRD Luwu telah melakukan pertemuan dengan Dinas Perdagangan Kabupaten Luwu, membahas kelangkaan elpiji di ruang komisi II, Jl Jenderal Sudirman, Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Luwu, Selasa (28/8/2018).

Petemuan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Luwu, Ikhsan Sunusi, bersama Ketua Komisi II, Muhammad Ihlas, bersama anggota DPRD Luwu dari Komisi II masing masing Ansar Pandaka, Shoilikha Hasjum, Admiral Kaddiraja, dan Sugiman Janong.

Dalam pertemun Komisi II DPRD Luwu, terungkap salah satu anggota DPRD Luwu, Admiral Kaddi raja menemukan pangkalan atau pengecer elpiji yang menjual ke pengusaha.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Luwu Hj Wahidah mengaku telah menurunkan tim pemantau di lapangan.

Dia menuturkan pengawasan distribusi tabung gas di Luwu baik di pihak agen hingga pangkalan terus di pantau,namun kata Hj Wahidah pihaknya agak kesulitan memantau harga jual tabung gas elpiji 3 Kg di tingkat pengecer.

“Pihak Disperindag Luwu telah menurunkan tim di lapangan guna memantau distibusi dan harga jual gas elpiji 3 Kg. Pengawasan mulai dari agen hingga pangkalan terus dilakukan. Namun berdasarkan laporang yang kami terima umumnya yang mempermainkan harga tabung gas 3 Kg umumnya di level pengecer,” paparnya.

Dia berjanji akan melakukan evaluasi atas temuan tim yang telah di turunkan memantau distribusi
tabung gas elpiji di kabupaten Luwu.

Bahkan kata Hj Wahidah tidak menutup kemungkinan ada pangkalan yang nakal termasuk ada oknum sopir mobil pengangkut tabung gas elpiji dari SPBE Palopo menuju lokasi agen dan pangkalan “bermain” di tengah jalan.

“Dimana kadang kala mereka para oknum sopir menjualnya di tengah jalan guna menarik keuntungan pribadi dimana harga pertabung gas di jual dari harga Het sebenarnya,” tandasnya. (irwan musa)



×


Warga Luwu Keluhkan Kelangkaan Tabung Gas 3 Kg 

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar