pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Beraksi di Gowa, Spesialis Pencuri Ban dan Velg di Dor…

GOWA, BKM — SA (36), warga Jl Muh Jufri Lr 9/20 Kelurahan Tammua, Kecamatan Tallo, Kota Makassar akhirnya keok diujung laras senapan Unit Opsnal Reskrim Polsek Somba Opu.

SA yang teridentifikasi sebagai pelaku curat dengan spesialis mencuri ban dan velg mobil ini diterjang timah panas saat diringkus pada Jumat (24/8/2018) lalu di rumahnya di Tammua.

Dari data Kepolisian Gowa, SA adalah spesialis pencuri ban dan velg mobil di wilayah Kabupaten Gowa.

“Aksinya telah dilakukan di enam TKP di wilayah Kabupaten Gowa, yang kebanyakan dilakukan di BTN Tamarunang Indah, dengan sasaran kendaraan yang sedang terparkir yang diambil secara random sampling dalam waktu 10 menit. Jika ada kesempatan lebih, pelaku menyempatkan mengambil audio maupun barang-barang yang ada di dalam mobil,” tambah Kapolres Shinto didampingi Kapolsek Somba Opu Kompol Kaharuddin dan Kasubag Humas Polres Gowa AKP M Tambunan saat merilis kasus ini di halaman kantor Polsek Somba Opu, Kamis (30/8/2018).

Shinto mengungkap bahwa pelaku SA ini melakukan aksinya bersama empat orang rekannya dengan peranannya yang berbeda-beda.

“Ke empat rekan pelaku sydah kami identifikasi dan saat ini sedang dalam proses pencarian,” kata perwira yang terkenal tegas dalam memimpin ini.

Sebanyak 87 buah ban dan velg beragam ukuran dan merk pun berhasil diamankan sebagai barang bukti. Barang bukti ini disita petugas di rumah pelaku dan pada tiga rumah lainnya yang dijadikan penampungan hasil curian.

Dalam aksinya ini, SA dijerat Pasal 363 ayat (1) ke 3e dan 4e dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara dan subsisider 481 ancaman hukuman lima tahun.

Ada hal menarik dari pengakuan SA dihadapan polisi dan wartawan. SA mengaku dalam beraksi dirinya menganut paham ‘istimewa’ artinya ada hari-hari spesial dimana dia harus beroperasi.

Dalam operasinya hanya mengenal dua hari baik yakni Kamis dan Jumat dan itu harus dilakukan malam hari. Kedua hari tersebut dianutnya sebagai hari sakral untuk beroperasi dan selalu sukses mencuri.

“Iya dalam satu minggu itu saya hanya beraksi pada dua hari tertentu yakni Kamis malam dan Jumat malam. Di luar itu saya istrahat menyusun sambil mengatur rencana baru,” beber SA yang jalan terseok akibat luka di kaki kanan usai diterpa peluru petugas.

Menurut pengakuan SA dari hasil jarahannya, ban berikut velg yang berhasil dicuri itu yang termahal adalah yang seharga 10 juta rupiah per empat unit ban. Dan rata-rata satu ban plus velgnya dijual 3 juta rupiah.

Hasil penjualan ban dan velg itu diakuinya bisa mencapai 150 sampai 200 juta rupiah. Nilai itu baginya sangat lumayan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya dan dirinya. (saribulan)



×


Beraksi di Gowa, Spesialis Pencuri Ban dan Velg di Dor…

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar