MAKASSAR, BKM–Politisi Partai Golkar Rahman Pina (RP) irit bicara soal sejumlah hal, termasuk hasil pemeriksaan dirinya di Mabes Polri terkait kasus dugaan pemotongan anggaran 30 persen anggota badan anggaran (Banggar) DPRD Kota Makassar.
Nama RP yang juga legislator Partai Golkar Makassar dua periode ini mencuat bersama sejumlah legislator lainnya setelah adanya pengakuan dari penyidik kepolisian yang menyebut telah memeriksa sejumlah legislator pada Rabu (29/8). Rahman Pina terseret lantaran dirinya berstatus anggota Banggar di DPRD Makassar.
RP yang kembali akan maju menjadi caleg Golkar ketika ditemui di sela-sela rapat monitoring evaluasi Komisi C DPRD Makassar, tak ingin berkomentar banyak. “Tidak usah saya komentar. Karena jangan sampai saya komentar lagi, nanti ada apa-apanya. Biarkan saja berjalan. Ini risiko pekerjaan saya. Biarkan berjalan sebagaimana mestinya,”ucap RP, Jumat (31/8).
Informasi yang dikumpulkan koran ini, selain RP terdapat lima anggota dewan lainnya yang ikut diperiksa. Anggota Banggar Irwan ST yang dimintai tanggapan, juga enggan berspekulasi terkait pemeriksaan sejumlah anggota dewan di Bareskrim. “Saya juga cuma tahu dari media (massa) juga. Kalau ada yang disangka,”ujar legislatir PKS Makassar ini. (ita/rif)
Usai Diperiksa, RP Irit Bicara
×

