pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

INNALILLAHI…..Selamat Jalan Maestro Paganranga ri Bulutana

GOWA, BKM — Innalillahi wainna ilaihi rajiun…telah berpulang ke rahmatullah sang maestro Paganranga ri Bulutana, Kelurahan Bulutana, Kecamatan Tinggimoncong, Muh Nasir Dg Nyampa.

Almarhum menutup mata dalam usia 75 tahun dalam kondisi sakit asma akut di rumahnya di Bulutana, Rabu (5/9/2018) pukul 01.00 Wita. Sebelumnya beberapa hari sempat dirawat di Puskesmas Malino Kecamatan Tinggimoncong namun almarhum meminta pulang ke rumahnya agar dirawat di rumahnya saja.

Jenazah almarhum yang meninggalkan seorang istri bernama Tokeng dan lima orang anak dan tiga cucu ini dimakamkan di pekuburan umum di Bulutana.

“Iya masyarakat Bulutana kini telah kehilangan seorang maestro seni gendang dan penari. Meski beliau semasa hayatnya hanya dikenali kaum seniman musik tradisional di Gowa namun bukan berarti beliau tidak terkenal. Masyarakat Tinggimoncong sangat mengenal beliau apalagi selain ahli memainkan musik tradisional ganrang dalam ritme tunrung pakanjara’ (rempak gendang) beliau juga memimpin sanggar seni dan tari di Bulutana yang dinamai Sanggar Seni dan Tari Ikare (Ikatan Pakarena Tu Raya) yang besar di Bulutana. Saya atasnama Pemerintah Kelurahan Bulutana menyatakan dukacita sedalam-dalamnya,” kata Lurah Bulutana, Suhardiman.

Keseharian almarhum bukan hanya sebagai pemusik tapi juga tercatat sebagai Imam Masjid Baiturrahmah Lombasang Kelurahan Bulutana.

Makanya aku Suhardiman, almarhum tidak hanya memberikan hiburan kepada masyarakat lewat seni tari dan musik tradisionalnya tapi juga melakukan dakwah dan menanamkan etika-etika kebajikan di tengah masyarakat.

Di masa hidupnya ternyata Muh Nasir Dg Nyampa merupakan salah satu pengisi acara dalam momen Beautiful Malino II yang diselenggarakan Pemkab Gowa pada 14 Juli 2018 lalu.

Sanggar yang dipimpinnya berkesempatan mengisi acara pagelaran budaya dan seni di hari puncak launching Gowa of Nature yang dilakukan Pj Gubernur Sulsel, Sumarsono dan dihadiri pihak Kementrian Pariwisata RI.

“Iya beliau turut menampilkan atraksinya memainkan ganrang (menabuh gendang) sambil mengiringi para penari berusia lanjut. Beliau termasuk orang yang peduli akan perkembangan budaya adat daerah, karirnya dalam mengisi acara-acara adat, baik didalam maupun diluar Kabupaten Gowa sendiri sering mendapatkan pujian,” tambah Lurah Bulutana. (saribulan)



×


INNALILLAHI…..Selamat Jalan Maestro Paganranga ri Bulutana

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar