MAKASSAR, BKM– Keinginan Pejabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono dan dukungan dari anggota DPRD Makassar agar Pemerintah Kota Makassar bisa membenahi Tugu Pahlawan, sepertinya sulit terwujud.
Pasalnya, Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pertanahan mengaku belum memiliki anggaran untuk membenahi tugu tahun ini.”Kita tidak memiliki anggaran untuk melakukan revitalisasi Tugu Pahlawan Indonesia di Jalan Ujung Pandang tahun ini,” jelas Kepala Dinas Pertanahan Kota Makassar, Manai Sophian, kepada BM, Selasa (4/9).
Bahkan kata mantan Kabag Hukum Pemkot Makassar ini, selama ini pemeliharaan tempat bersejarah seperti Fort Rotterdam telah dianggarkan di Pemerintah Provinsi Sulsel.”Tidak ada anggaran melekat di Pemkot Makassar. Anggaran pemeliharaan Fort Rotterdam ada di Pemprov Sulsel. Kita harap dukungan dari pemprov untuk turut merevitaslisasi Tugu Pahlawan,” kata Manai.
Terkait status lahan tugu pahlawan tersebut, Manai memastikan kalau tugu itu berdiri di atas lahan milik negara. Hanya saja, untuk data belum ada masuk di dinasnya.
“Mungkin saja tugu itu berdiri di atas lahan pemerintah. Datanya tidak ada masuk di dinasku mungkin terdata di BPKA Kota Makassar. Kalau revitalisasi masuk di wilayah Pemprov Sulsel bukan di Pemkot Makassar,” tandasnya.
Sehari sebelumnya, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar, mendukung langkah Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Makassar untuk tetap mempertahankan dan menjaga situs sejarah berupa Tugu Pahlawan yang berada depan Benteng Rotterdam.
Alasan dewan, Tugu Pahlawan tersebut merupakan salah satu objek wisata dalam kota yang patut dijaga dan sosialisasikan ke warga kota, khususnya siswa dan murid sekolah.”Kita menyambut baik langkah yang diambil Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar dalam mempertahankan keberadaan Tugu Pahlawan Pendaratan TNI agar tidak menjadi objek pengusaha untuk dijadikan lahan bisnis,” ujar Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Makassar, Abdi Asmara, kepada BKM. (arf)
Tak Punya Anggaran, Pemkot Ragu Benahi Tugu
×

