TAKALAR, BKM-Dalam rangka memanfaatkan sejumlah produk sampah rumah tangga serta limbah hasil pertanian, Bupati Takalar, H Syamsari Kitta pasca menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah Inovasi (KDI) mulai fokus mendulang sampah untuk diolah menjadi produk pupuk kompos yang bernilai tinggi. Hal tersebut ditempuh sebagai upaya mendukung peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Takalar.
“Tujuan dari kegiatan ini bukan hanya sekedar untuk teknologi tepat guna tetapi membuka lapangan kerja baru dan menjadikan Kabupaten Takalar sebagai pusat industri pertanian terpadu, karena dengan adanya teknologi tepat guna ini, kita telah mengupayakan lapangan usaha baru seperti penangkaran padi, pembuatan kompos dan pembuatan pupuk cair berbasis pakan ternak,” kata Bupati Takalar, H Syamsari Kitta, Kamis (6/9).
Upaya peningkatan hidup lebih baik untuk petani diungkapkan Bupati Takalar saat membuka pelatihan penerapan teknologi tepat guna pengelolaan limbah pertanian diDesa Tonasa, Kecamatan Sanrobone yang dihadiri oleh Wakil Ketua komisi VII DPR – RI Tamsil Linrung.
“Dengan adanya bantuan bibit padi dari Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Tamsil Linrung tentu akan mendukung program pemerintah Kabupaten Takalar untuk penangkaran padi disetiap kecamatan, olehnya itu, kita berharap bantuan ini dimanfaatkan dengan sebaik baiknya,” Pungkas Syamsari. Hadir dalam kesempatan tersebut, perwakilan Menristekdikti, Kepala dinas pertanian Takalar, Muhammad Hasbi dan Camat setempat. (ari irawan)

