pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pimpinan Parpol Jokowi-Ma’ruf Berkumpul

MAKASSAR, BKM–Puluhan politisi yang menjadi pimpinan partai politik pengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Prof Dr KH Ma’ruf Amin berkumpul di Grand Claro Makassar, Rabu (5/9) malam.
Mereka tak hanya membahas persiapan menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres), namun juga membicarakan soal kampanye yang dilakukan secara besama yakni mengkampanyekan dirinya sebagai bakal calon anggota legislatif (Caleg) sekaligus mengkampanyekan pasangan Capres dan Cawapres mendatang.
Tak hanya itu, para pimpinan parpol juga mengajukan nama sebagai ketua tim pemenangan di Sulsel. Partai Golkar Sulsel berharap agar yang menjadi ketua tim adalah Ketua DPD PDIP Sulsel, Andi Ridwan Wittiri. Ketua Bappilu DPD Golkar Sulsel, Kadir Halid usai membenarkan bila partainya mengajukan nama ARW sebagai ketua tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf. “Kalau pembicaraan kita, semua ketua partai diusulkan untuk jadi ketua tim. Tapi kalau Golkar menginginkan agar PDIP saja yang jadi ketua,”ujar Kadir Halid, Kamis (6/9).
Hal berbeda dikemukakan ARW dengan mengajukan nama mantan Gubernur Sulsel dua periode Syahrul Yasin Limpo sebagai calon ketua tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf. “Memang ada satu tokoh masyarakat yang juga diusulkan, tapi kita berharap agar dari PDIP saja jabat ketua,”ujar Kadir yang juga Ketua Komisi E DPRD Sulsel ini.
SYL diusulkan menjadi ketua tim pemenangan setelah elit parpol koalisi melakukan konsolidasi. “Ada 10 orang calon ketua tim yang diusulkan. 9 orang itu ketua Parpol koalisi Jokowi – Ma’ruf di Sulsel. Satu orang lagi, adalah kalangan tokoh masyarakat, pak Syahrul Yasin Limpo (SYL),”ujar ARW yang juga anggota DPR RI ini.
Adapun 9 ketua Parpol yang diusulkan tersebut masing-masing ARW dari PDIP, Nurdin Halid dari Golkar, Rusdi Masse dari Partai Nasdem, M Aras dari PPP, Azhar Arsyad dari PKB, Ilhamsyah Mattalatta dari Hanura dan Suzanna Kaharuddin dari PKPI. Dua nama lain dari ketua partai baru yakni Mohammad Fadly Noor dari PSI dan Sanusi Ramadan dari Perindo.
Ke 9 nama calon ketua tim dari parpol serta nama SYL akan dikirim ke parpol koalisi di pusat. Selanjutnya, tim di pusat akan menyerahkan nama tersebut ke Jokowi. Jokowi lah yang selanjutnya akan memilih, siapa ketua tim yang pantas di Sulsel. Menurut ARW, andai, nanti SYL dipilih menjadi ketua tim, maka 9 ketua Parpol koalisi akan menjadi wakil ketua. Tapi sebaliknya, jika salah satu ketua Parpol yang dipilih sebagai ketua tim, maka SYL akan menjadi dewan pengarah.
Lebih jauh ARW yang juga pernah tercatat sebagai bendahara DPD PDIP Sulsel ini menjelaskan, bahwa 9 parpol pengusung akan saling berbagi dalam struktur tim pemenangan. Misalnya, bendahara akan dipilih dari satu Parpol, maka 8 Parpol lain akan menjadi wakil ketua. Begitu pun struktur tim lainnya, mulai sekretaris sampai direktur divisinya. Termasuk, ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) dari 9 Parpol koalisi akan bergabung. Selain itu, struktur itu juga menyepakati adanya koordinator wilayah, yang pembagiannya mengikuti Daerah Pemilihan (Dapil) DPR RI di Sulsel. (jun/rif/d)



×


Pimpinan Parpol Jokowi-Ma’ruf Berkumpul

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar