pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Rupiah Anjlok, Penjual Elektronik Mengeluh

SINJAI, BKM — Anjloknya nilai tukar rupiah atas dollar AS beberapa hari terakhir mulai dikeluhkan sejumlah pengusaha di Kabupaten Sinjai.
Penjual barang elektronik Syamsul Rijal mengaku melemahnya nilai rupiah mencapai Rp 14.900 ribu per dolar AS mempengaruhi harga dagangannya. Melemahnya nilai rupiah otomatis barang impor juga ikut naik karena harus mengikuti dolar.
“Mau tidak mau harus kami ikut dengan harga mata uang rupiah atas dollar dan saat itulah pelanggan mengeluh karena mahalnya harga,” ujar Syamsul kepada BKM, Kamis (6/9).
Saat ini harga barang elektronik seperti kipas angin, kulkas, tv, sound system dan sejumlah peralatan lainnya mengalami kenaikan antara Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu per unit dari harga rata-rata sebelumnya.
“Rata-rata naik Rp 100 – 200 ribu. Harga Rp 2.500. 000 untuk TV saat Rp 2.700.000 per unit,” jelasnya.
Penjual bahan bangunan mengalammi hal serupa. “Kami baru tahu kalau bahan-bahan bangunan itu impor punya setelah dolar naik dan ini yang dikeluhkan pelanggan kami karena tiba-tiba naik,” tandas Owner Subur Jaya Sinjai Selatan Syamsir.
Sementara Anto, warga Sinjai mengatakan melemahnya nilai rupiah yang terlampau tinggi merupakan tanggung jawab pemerintah.
Anto berharap tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sinjai dapat bertindak terhadap Kenaikan harga akibat kenaikan dollar ini. (din/E)



×


Rupiah Anjlok, Penjual Elektronik Mengeluh

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar