pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Gubernur: Tidak Ada Orang Miskin

MAROS, BKM — Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah menghadiri Bazaar Amal yang digelar Asosiasi Majelis Taklim Indonesia (AMTI) Maros. Bazaar ini dalam rangka memeringati Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1440 Hijriyah.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Nurdin Abdullah menyampaikan jika sekat di antara semua elemen mesti dihilangkan dalam menyambut 1 Muharram 1440 H ini. ”Hilangkan sekat di antara kita semua. Apalagi ini tahun baru Islam. Kalau ada acara, yah cukup di WA saja. Seperti acara ini, tidak ada suratnya. Dipanggil saja. Dan begitulah seharusnya pemimpin. Kalau ada panggilan dari rakyat, harus hadir,” ungkapnya.
Pria yang akrab disapa Prof NA ini mengatakan, jika negara ini salah urus. Baginya, tak ada yang miskin sesungguhnya di negeri ini. Hanya saja pengelolaan daerah yang kurang baik oleh pemerintah.
”Negara kita salah urus. Tidak ada orang miskin. APBD kita dipakai beli mobil, dibelikan makan minum, beli ATK. Padahal, harusnya pelayanan dulu. Orang sakit sisa menelepon dokter, dokter yang datang. Begitu,” paparnya.
Lanjut Prof NA menjelaskan, jika apa yang tidak bisa dikerja bupati, itu yang dikerjakan gubernur. ”Yang tidak bisa dikerjakan bupati, itu yang menjadi tugas gubernur. Misal perjalanan dari Makassar ke Palopo, kita akan buatkan rest area. Insya Allah 10 rest area akan kita buat dan 6 rumah sakit regional sekelas Wahidin. Juga bagaimana mendengar keluhan masyarakat terhadap bupati dan walikota kita,” tegasnya.
Tak hanya itu, gubernur juga akan membuat posko pengaduan bagi guru yang merasa diperlakukan tak adil oleh dinas pendidikan. ”Tidak boleh ada yang sakit hati karena pemimpinnya. Masa ada guru yang dimutasi dengan jarak tempuh sampai 140 kilometer. Itu ditempuh naik motor. Itu kan tidak masuk akal. Kadis pendidikan, kembalikan semua itu. Kita mau buat Posko pengaduan. Semua yang sakit hati silakan datang mengadu. Daerah kita tak bisa menjadi daerah yang diberkati jika masih ada yang sakit hati, atau terzalimi,” terangnya.
Gubernur juga sangat mengapresiasi Bupati Maros, HM Hatta Rahman. Karena di era kepemimpinannya, Maros menjadi sangat lebih baik dari sebelumnya. Pelayanannya di atas banyak kabupaten lain.
”Punya pemimpin di Maros yang luar biasa. Bapak Hatta ini orang hebat. Tidak semua kabupaten punya tribun seperti ini. Bapak punya pelayan. Jangan anggap saya sebagai gubernur. Tapi anggap saja sebagai pelayan. Kapan ada acara, telepon saja atau WA. Ayo mempersiapkan diri untuk kemajuan bangsa. Tidak ada negara maju tanpa SDM yang kuat. Sulsel akan siapkan beasiswa, guru-guru harus memperbaiki kualitasnya. Ayo bangun Maros, ayo bangun Sulsel,” ungkapnya.
Pada kegiatan yang juga dirangkaikan pawai Hijratul Rasul tersebut, Ketua AMTI Maros, Hj Maryam Haba, menyampaikan, jika 1 Muharram merupakan momentum mengenang sejarah Rasulullah. ”1 Muharram itu adalah momentum mengenang atau mengingat sejarah dari Nabi Muhammad SAW. Tentunya darinya itu kita semua memiliki tujuan yang sama, yakni untuk lebih mempererat silaturahmi di antara kita semua,” ujar Maryam, Selasa (11/9). (ari/mir/c)



×


Gubernur: Tidak Ada Orang Miskin

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar