pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

HMI Ajak Mahasiswa Kawal Pesta Demokrasi

MAKASSAR, BKM– HMI Cabang Gowa Raya menggelar Dialog Publik yang bertajuk #2019HMI Mengawal Demokrasi, dengan tema “Menciptakan Pilpres dan Pileg Damai”, di Warkop Bundu, Jalan Hertasning, Jumat (14/9).
Dialog tersebut dihadiri oleh puluhan peserta, baik dari kalangan pengurus HMI Makassar, maupun beberapa aktivis dan tokoh lainnya.
Ketua HMI Cabang Gowa Raya, Andi Jimmy R mengatakan, bahwa HMI akan mengawal proses demokrasi tahun 2019 dalam nuansa politik pemilu legislatif dan pemilu presiden.
“Kita harapan agar pihak penyelenggara dapat bekerjasama dengan HMI untuk bersama-sama mengawal proses demokrasi dengan baik,” ujarnya.
Ketua Bidang Sospol HMI Cabang Gowa Raya, Abdul Latif juga menuturkan, HMI harus mengawal proses demokrasi pemilihan Pileg dan Pilpres 2019. Banyak lingkup yang bisa dikawal anggota HMI pada pemlihan selanjutnya khususnya di wilayah Gowa dan Makassar.
“HMI sudah berjuang sekian puluhan tahun untuk bangsa, bukan hanya mengawal demokrasi pada pemilihan pileg dan pilpres 2019 nantinya. HMI Cabang Gowa Raya ini punya lingkup untuk memgawal pada pemilihan bupati di Gowa dan wali kota di Makassar,” ucapnya saat di warkop Bundu, Jalan Hertasning, Jumat (14/9).
Sedangkan Ketua KNPI Sulsel, Imran Eka Saputra menuturkan, bicara demokrasi yang dalam kurung waktu tidak lama lagi ini, tentu mahasiswa mempertanyakan perannya dimana. Sebab sejauh ini peran pemuda sangat rendah dalam berpartisipasi dalam pesta demokrasi, lebih banyak yang berpartisipasi adalah masyarakat yang rendah pendidikan dan ekonominya.
“Dalam pesta demokrasi bermuara melahirkan pemimpin yang berkualitas dan berintegritas, namun proses demokrasi saat ini masih jauh. Seharusnya kita sebagai pemuda dapat berpartisipasi menyuarakan suaranya terkait pendidikan dan ekonomi,” jelasnya.
Apalagi saat ini, ujar Imran, demokrasi saat ini masih berpegang teguh terhadap model demokrasi liberal yang dipengaruhi oleh orang-orang barat.”Saya belum liat muaranya mahasiswa ini terlibat dalam pengawalan demokrasi,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Jurusan Ilmu Politik UINAM, Dr Syahrir Karim menyatakan peran tagar di media sosial ini banyak sekali saling serang, jangan diherankan jika banyak aksi-aksi yang merusak demokrasi Indonesia. Belum lagi, dalam mengawal demokrasi 2019 nantinya mahasiswa harus punya identitas yang jelas.
“Kondisi saat ini, kita masih miskin gagasan mengawal pesta demokrasi. Saya minta sekalian gerakan-gerakan ini harus punya identitas, apalagi banyaknya tagar-tagar saat ini masih banyak melibatkan mahasiswa. Makanya tekankan harus adik-adik mahasiswa punya identitas yang jelas,” tuturnya. (ita)



×


HMI Ajak Mahasiswa Kawal Pesta Demokrasi

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar