GOWA, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa dinilai sangat konsisten dalam memberantas gangguan penglihatan di Gowa. Hal ini sangat diapresiasi Helen Keller International (HKI) yang merupakan lembaga internasional non-pemerintah yang bertujuan menyelamatkan penglihatan dan kehidupan pada kelompok masyarakat yang rentan.
Apresiasi yang sama dilontarkan Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Nila Moeloek saat bertemu Adnan Purichta Ichsan dalam talkshow Kick Endy di salah satu program TV swasta yang berlangsung di Jakarta, Kamis malam (13/9).
Adnan di hadapan Menkes Nila Moeloek dan Ketua Komite Mata Nasional (Komatnas), Andy Flores Noya, menjelaskan, mata indera penglihatan merupakan sumber informasi. Dimana, 80 persen informasi diperoleh dari indera penglihatan.
”Terkait pentingnya kesehatan mata dalam kehidupan kita, sehingga Pemkab Gowa memperkuat program ini. Karena erat sekali kaitannya dengan pembangunan SDM di Gowa yang sementara ini digalakkan untuk mendapatkan SDM yang lebih berkualitas.
Sebab, berdasarkan data kasus penyakit gangguan penglihatan cukup banyak,” kata Adnan yang hadir didampingi isterinya, Priska Paramita Adnan yang juga adalah Ketua TP PKK Kabupaten Gowa dan Ketua Forum Kabupaten Gowa Sehat, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, Hasanuddin Tahir, dan Kepala Bagian Humas dan Kerjasama Setkab Gowa, Abdullah Sirajuddin.
Program pencegahan dan pengendalian gangguan penglihatan yang dilakukan Pemkab Gowa, kata Adnan, berupa peningkatan kapasitas petugas kesehatan (dokter, perawat, bidan) dan melibatkan peran serta lintas sektor.
”Peningkatan kapasitas dilakukan pada tenaga pengajar di sekolah, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA melalui pelatihan guru UKS dari 28 sekolah pada tahun 2017 yang dikembangkan terus menjadi 110 sekolah pada tahun 2018, penambahan dokter ahli mata di RSUD Syekh Yusuf dan meningkatkan upaya-upaya preventif dan promotif melalui upaya sosialisasi dan deteksi dini sejak bayi baru lahir sampai lansia,” beber Adnan.
Sementara Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek, sangat mengapresiasi upaya bupati Gowa ini. Nila mengatakan, sangat setuju segala upaya Pemkab Gowa dalam memberantas gangguan penglihatan di wilayahnya.
”Saya sangat setuju dengan yang dilakukan pak bupati Gowa. Ini bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam memberantas gangguan penglihatan di Indonesia. Hal ini juga patut dilakukan para bupati/walikota di seluruh Indonesia. Tentu saja dengan dukungan dari pihak lain, seperti swasta dan lembaga-lembaga non pemerintah serta pihak-pihak terkait lainnya,” tandas Menkes. (sar/mir)
Pemkab Gowa Dinilai Konsisten Berantas Gangguan Penglihatan
×

