PAREPARE,BKM– Dinas Kesehatan Kota Parepare menggelar sosialisasi pengobatan penderita penyakit kusta. Untuk menjamin keberlanjutan pengobatan, saat ini pemerintah sudah menyediakan obat kusta secara gratis di Puskesmas se-Kota Parepare. Hal tersebut diterangkan dalam pertemuan advokasi sosialisasi dan pelatihan singkat kegiatan intensifikasi penemuan kasus kusta dan falambusia melalui kampanye kusta dan eradikasi frambusia Kota Parepare, di Hotel Kenari, Sabtu, (15/09/2018)
Pengelola Kusta Dinas Kesehatan Kota Parepare, Bakri mengatakan kegiatan tersebut dilakukan untuk mensosialisasikan pada lintas sektor dokter puskesmas dan tenaga kusta puskesmas untuk penanganan penyakit kusta.
“Mereka akanturun mendata penderita penyakit kusta, dan apabila ditemukan akan di obati di Puskesmas secara gratis, ada yang pengobatannya enam bulan juga ada yang dua tahun,” katanya.
Dia mengatakan tahun ini jumlah penderita penyakit kusta dikatakan turun dari tahun lalu, dari sebelumnya sebanyak 17 orang dan pada tahun 2018 hanya tiga orang.
“Namun kita belum bisa mengatakan bahwa penanganan penyakit kusta ini sudah cukup baik dengan data tersebut, karena kita masih akan mendata lagi, masih perlu mencari lagi apakah masih ada yang belum ditemukan,” jelasnya.
Bakri menghimbaukan agar masyarakat bisa mengenali tanda awal kusta, yakni jika melihat tanda bercak putih atau kemerah merahan pada kulit, lantas mati rasa agar segera memeriksakan ke puskesmas terdekat.
“Penyebabnya itu daya tahan tubuh yang lemah, bisa saja terjadi sama semua orang, namun yang rentan yakni anak-anak dan lansia,” pungkasnya.(smr)

