KEPULAUAN SELAYAR, BKM — Dinas Kepemudaan dan Olahraga mencanangkan Program Strategi Pemberdayaan Pemuda melalui Model Dua “Bambu” guna menunjang destinasi wisata di Desa Patilereng Kecamatan Bontosikuyu Kabupaten Kepulauan Selayar.
Kadispora Kabupaten Kepulauan Selayar, Drs Ahmad Ansar, M. Si saat ditemui di ruang kerjanya (18/9) mengatakan program ini adalah bagian dari skenario pemberdayaan dan pemanfaatan serta pendayagunaan potensi sumber daya lokal yang tersedia baik itu sumber daya alam, manusia maupun nilai-nilai lokal yang terdapat dalam masyarakat, khususnya pemberdayaan pemuda desa.
Model “Dua Bambu Cukup” adalah sebuah model pemberdayaan yang memberikan akses dan ruang bagi pemuda untuk mengeksplorasi potensi, kearifan lokal yang bersentuhan dengan aspek kepariwisataan di desanya.
Ia berharap program ini dapat dimanfaatkan oleh pemuda dalam mengembangkan potensi dan sumber yang dimiliki, untuk lebih produktif, serta diharapkan pemuda mampu membangun kekuatan internal desa sebagai sebuah entitas kewilayahan.
“Teknisnya, Pemuda menyiapkan instrument berupa dua Bambu dan dibagikan kepada masing-masing rumah tangga, untuk digantung dirumah, sekali menanak nasi sejumput beras dimasukkan ke bambu, sementara bambu yang satu setiap harinya diisi koin 500 atau 1000 rupiah/harinya, dan bambu tersebut per tiga minggu kemudian dijemput dan dikumpulkan,” ujarnya. Bambu yang berisi koin dan beras tersebut nantinya diperuntukkan bagi keluarga miskin serta untuk mendukung kegiatan pesta adat di desa yang setiap tahunnya dilaksanakan.Terpisah, terkait program tersebut salah satu sosok pemuda yang juga berkimprah sebagai Pendamping Desa di Kabupaten Kepulauan Selayar, Andi Afdal Mattalli, menyatakan apresiasinya terhadap program Dua Bambu ini dan berharap program ini diikutkan dalam bursa inovasi desa.
“Saya salut dengan konsep pemberdayaan pemuda desa. Insya Allah Oktober mendatang kita akan gelar bursa inovasi desa. Kita berharap ada inovasi lokal yang bisa kita tawarkan nanti, dan program Dispora ini bisa masuk sebagai salah satu kategori inovasi untuk desa” jelas Afdal. (rls)
Dispora Canangkan Pemberdayaan Model 2 Bambu
×

