BARRU, BKM — Bupati Barru, Suardi Saleh mengakui baru 56 persen lahan ditanami varietas unggul. Suardi menyerahkan hal ini saat hadir dalam panen raya jagung varietas Hj 21 di Desa Janganjangan, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Sabtu (22/9).
Panen raya jagung telah mencapai hasil yang sangat memuaskan. Bupati Barru Suardi Saleh mengatakan masih ada sejumlah kendala dari pengembangan komoditi ini, antara lain, petani masih terkendala benih unggul dan pasca panen.
“Makanya hasil dari panen raya tersebut, diharapkan menjadi motivasi bagi warga untuk kembali memanfaatkan lahan yang belum ditanami, kemudian menggunakan varietas unggul, agar hasilnya juga lebih unggul, ” kata Suardi.
Ditambahkan Suardi, jika potensi lahan untuk tanaman jagung masih sangat luas. Saat ini Di kabupaten Barru masih mencapai 1908 hektar.
“Jadi potensi lahan kita masih sangat terbuka dan cukup luas untuk ditanami jagung bervarietas unggul, OPD dan pemerintah setempat harus terus memberikan motivasi kepada petani, untuk memanfaatkan lahan yang luas tersebut untuk ditanami jagung unggul ” tambahnya .
Hasil panen raya jagung di Desa Jangan-Jangan merupakan pengembangan pola kerja sama antara kelompok tani jagung dengan PT Benindo Perkasa Utama. (udi/C)
56 Persen Ditanami Varietas Unggul
×

