pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

HMI Maros Prihatin Kondisi Lahan Pertanian

MAROS, BKM — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Butta Salewangang Maros Komisariat Fakultas Pertanian Peternakan dan Kehutanan (Fapertahut) Universitas Muslim Maros (UMMA) akan menggelar dialog pertanian, Minggu (30/9) mendatang.
Dialog ini digelar dilatarbelakangi kondisi pertanian yang ada di Indonesia, khususnya di Kabupaten Maros. Dengan melihat kondisi lahan pertanian yang semakin terkuras, pembangunan dimana-mana, HMI Komisariat Fapertahut UMMA menginisiasi untuk mengawal hal tersebut.
Ketua Umum HMI Komisariat Fapertahut UMMA, Abdul Alim mengatakan, perlindungan lahan pertanian mesti dikawal dengan baik oleh semua pihak. ”Kita mesti mengawal lahan kita. Apalagi dengan melihat pembangunan khususnya di Maros ini sangat pesat beberapa tahun terakhir ini. Naasnya, pembangunan sangat pesat di lahan-lahan produktif. Imbasnya akan mengurangi produktifitas lahan kita. Nah, ini mesti kita kawal. Apalagi jelas dalam UU Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Aturan alih fungsi lahan itu sangat ketat diatur di undang-undang tersebut,” tegas Alim, Kamis (27/9).
Dikatakan, Maros memerlukan Peraturan Daerah (Perda) untuk perlindungan lahan, agar pertanian di Maros dapat tetap berjalan sebagaimana yang diharapkan bersama. ”Maros perlu Perda untuk perlindungan lahan. Kita tidak ingin lahan kita habis ditanami beton. Dimana kita akan menanam padi nantinya kalau gudang sudah dipenuhi lahan-lahan kita. Kita harus bergerak sekarang untuk menyelamatkan pertanian kita,” ungkapnya.
Dalam dialog tersebut akan menghadirkan narasumber dari dinas pertanian, DPRD Kabupaten Maros, kelompok tani, akademisi, dan mahasiswa itu sendiri. (ari/mir/c)



×


HMI Maros Prihatin Kondisi Lahan Pertanian

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar