pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Bagir Manan Minta Wartawan Jaga Independensi

MAMUJU, BKM — Pers itu muncul karena panggilan. Dalam berdemokrasi, maka pers mengarahkan pada kemajuan. Demokrasi itu sulit berkembang ketika segi intelektual yang sangat rendah dan miskin, maka ini tidak akan bisa berkembang pada demokrasi. Disinilah peran wartawan bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat atau publik.
”Kenapa mau jadi wartawan. Seorang wartawan itu didorong pada idealismenya. Jika ada wartawan ingin jadi milioner, maka lebih baik pindah saja ke perusahaan minyak. Karena wartawan itu idealis pada pekerjaannya. Wartawan itu mencintai independensi, karena tidak memiliki pimpinan atau atasan,” ujar Ketua Dewan Pers, Bagir Manan, dalam suatu acara di Mamuju.
Bagir Manan mengatakan, wartawan itu bersifat profesional, dapat memiliki keahlian, ketrampilan, dan selalu menempatkan pada kode etik pekerjaannya. ”Jadi wartawan itu, selain independensi juga mengatur pada dirinya sendiri,” katanya.
Ditekankan, wartawan itu harus mampu menanamkan pada kepentingan publik. Maka wartawan itu harus menemukan kebenaran. Dan bukan hoaks. Jika ada wartawan bohong, maka itu sama saja melakukan pelanggaran pada dirinya sendiri dan pelanggaran etik.
”Media itu harus mampu jadi panutan. Pers itu sepertinya lebah. Dan lebah itu pengisap pada sari bunga yang baik. Lebah ini beda dengan semut. Maka janganlah menjadi semut. Karena semut itu hanya mampu mengumpulkan daun-daun saja. Kalau mau menjadi wartawan, maka berpatokanlah pada lebah. Wartawan itu jangan jadi sumber masalah. Jadilah wartawan sumber kebaikan. Dan ini semua harus melalui proses pada jati diri kita sendiri selaku pers,” beber Bagir. (ala/mir/c)



×


Bagir Manan Minta Wartawan Jaga Independensi

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar