MAMUJU, BKM — Setelah gempa melanda Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), musibah gempa kembali melanda Indonesia. Kali ini terjadi di Donggala dan Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).
Gempa tersebut tidak hanya menimbulkan kerusakan yang cukup parah, tapi juga jatuhnya korban jiwa hingga ratusan orang. Getaran gempa ini sendiri dirasakan di sejumlah wilayah Indonesia. Termasuk di antaranya di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).
Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Baharuddin Djafar menyampaikan pernyataan kalau situasi di Sulbar tetap aman melalui siaran video di media sosial.
Hal tersebut dilakukan Kapolda agar tidak terjadi kerawanan lainnya. Seperti aksi kejahatan yang dimanfaatkan oknum-oknum tertentu. Karena banyaknya warga yang meninggalkan rumahnya begitu saja untuk menyelamatkan diri.
Sebagai bentuk kepeduliannya, Kapolda Baharuddin Djafar langsung turun tangan dan mengerahkan ratusan pasukan pilihan untuk membantu masyarakat Donggala Palu dari bencana gempa dan tsunami.
Pada Sabtu pagi (29/9), Kapolda dan ratusan pasukan berangkat menuju Donggala dan Palu dengan melewati jalur darat. Kapolda berharap, dengan bantuan yang diberikan akan mampu meringankan dan menolong korban sebisa mungkin.
”Ada hikmah di setiap musibah yang ada. Yang terpenting, kita harus saling mendoakan dan membantu dengan materi semampu kita demi saudara-saudara kita di Donggala dan Palu. Ingatlah Sabda Rasullullah, tidak akan datang hari kiamat kecuali terjadi tanda-tanda semakin banyaknya bencana alam berupa gempa bumi. Untuk itu, perbanyak istighfar kepada Allah Azza Wajallah,” pesan Kapolda. (ala/mir/c)
Save Donggala Palu, Kapolda Sulbar Kerahkan Bala Bantuan
×

