GOWA, BKM — Tak hanya bantuan berupa pakaian, bahan makanan dan obat-obatan dibutuhkan para korban gempa da tsunami di Palu dan Donggala tapi seluruh aspek kebutuhan vital manusia pun dibutuhkan para korban di dua wilayah bencana tersebut.
Salah satu kebutuhan yang paling mendesak diantara kebutuhan sandang dan pangan yakni kebutuhan darah bagi penyelamatan jiwa para korban luka di sana.
Karena itu, jajaran Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gowa bekerjasama dengan PMI Gowa menggelar kegiatan donor darah secara sukarela untuk korban gempa dan tsunami di Donggala-Palu, kegiatan ini terlaksana di aula kantor Kemenag Gowa, Senin (1/10/2018) pagi.
Dari aksi donor darah yang dilakukan para pegawai Kemenag dan masyarakat umum menghasilkan 60 kantong darah hasil transfusi dari para pendonor.
Kasubag Tata Usaha Kemenag Gowa, Jamaris Khalik yang juga Brigade Kemanusiaan PMI Sulsel mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian dengan sesama saudara terutama korban gempa.
“Kegiatan ini memang kita laksanakan setelah info kebutuhan darah di Palu sangat mendesak. Jadi kami langsung menyampaikan kepada seluruh jajaran PMI dan instansi Kemenag Gowa untuk melaksanakan kegiatan ini,” kata Jamaris.
Karena kebutuhan darah bagi korban bencana sangat mendesak maka Jamaris pun mengatakan pihaknya meminta tim transfusi darah untuk melanjutkan pendonoran hingga sore hari.(saribulan)

