pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Sudirman dan Adnan Kompak Lepas Ekspor Perdana Jagung

GOWA, BKM — Jagung industri hasil pertanian Gowa yang dikembangkan di Doja, Kecamatan Bajeng mulai ekspor perdana.

Pelepasan armada pembawa produk jagung industri ini dilakukan, Rabu (3/10/2018) kemarin oleh Wagub Sulsel, Andi Sudirman didampingi Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, Rektor Unismuh Abd Rahman Rahim, dan Ketua BPH Unismuh Syaiful Saleh serta Camat Bajeng Nasrun.

Pada kesempatan itu, Sudirman Sulaiman tampak kompak bersama Adnan. Walaupun dua pejabat berusia muda ini sempat berbeda pilihan pada pilgub lalu.

Direktur PT Surya Pangan Indonesia,
ldham Halid mengatakan, saat ini pihaknya sudah memasarkan 10.000 ton jagung, sejak 8 bulan lalu pabrik beroperasi yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.

“Kapasitas mesin kami 100 ton perhari, itu berarti dalam 1 bulan 3.000 ton dan 1 tahun 36.000 ton. Dengan serapan ini kita mampu menghasilkan hingga Rp 160 miliar per tahunnya,” kata Idham.

Rektor Unismuh, Abdul Rahman Rahim mengatakan, pendirian pabrik ini merupakan salah satu target Unismuh untuk menuju kemandirian. Selain itu akan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat. Pihaknya menginginkan petani menjual jagungnya ke pabrik ini, dan bisa disinergikan dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Jadi kedepan kita berharap kita Pemerintah Kabupaten Gowa untuk mendukung program kami dan bersinergi dalam pengembangan budidaya jagung,” kata Rahman.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan sangat mendukung langkah Unismuh Makassar yang telah memberdayakan masyarakat khususnya petani dengan mendirikan pabrik pengolahan jagung di Doja.

“Dengan hadirnya pabrik pengelolaan jagung ini, akselerasi ekonomi di Kecamatan Bajeng dapat berjalan dengan baik, sehingga akan berkontribusi pada peningkatan ekonomi masyarakat di Gowa. Saya pun merekomendasikan kepada pihak Unismuh Makassar untuk menggandeng BUMDes yang komoditas unggulannya adalah jagung yang nantinya akan dikerjasamakan, sehingga tidak lagi menjual ke Makassar tapi langsung di sini,” harap Adnan.

Untuk harga yang ditawarkan, kata Adnan, pabrik disini dan di Makassar sama saja yakni Rp 14.500 per Kg, bahkan memiliki nilai plus karena petani yang mendistribusikan produknya akan dibayar langsung dengan sistem cash.

“Kita akan kerjasama dengan seluruh kepala desa yang memiliki varietas jagung. Petani yang akan diberdayakan pun bukan hanya kader atau warga Muhammadiyah saja, tapi yang diprioritaskan adalah masyarakat Kecamatan Bajeng dan Bajeng Barat,” tambah bupati.

Sementara itu Wagub Sulsel Andi Sudirman berharap pabrik ini bisa juga dijadikan sebagai pabrik pakan ternak seperti yang ada di Swiss.

“Batang jagung digiling bersama dengan wortel dan sedikit gula dan menjadi pakan untuk ternak sapi,” kata Sudirman. (saribulan)



×


Sudirman dan Adnan Kompak Lepas Ekspor Perdana Jagung

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar