MAMUJU, BKM — Bupati Mamuju, H Habsi Wahid menginstruksikan kepada jajarannya untuk dapat memPerhatikan korban bencana gempa dan tsunami Sulawesi Tengah yang melakukan pengungsian.
”Daerah kita ini salah satu wilayah jalur pengungsian korban bencana Sulteng. Jadi kita harus siap menampung ataupun memfasilitasi kebutuhan sementara bagi mereka yang mengungsi atau yang hanya ingin singgah di Mamuju,” jelas Habsi.
Dikonfirmasi di tengah-tengah aktivitas pelayanan pengungsi di aula Pendopo rumah jabatan wakil bupati (Rujab Wabup), Rabu (3/10), Bupati Mamuju, Habsi Wahid, menjelaskan, saat ini tercatat kurang lebih 2.000 orang pengungsi yang transit dan direlokasi ke pendopo Rujab Wabup dan Lapangan Ahmad Kirang Mamuju.
”Kita tempatkan di sini karena pertimbangan kemudahan akses dan kemudahan penyaluran bantuan. Tapi kalau pengungsi terus bertambah, kita akan evaluasi kemungkinan pemindahannya. Tapi kita lihat dulu,” jelasnya.
Habsi mengatakan, sangat mengapresiasi rasa solidaritas semua elemen masyarakat yang terus bergerak membantu penanganan korban bencana Sulteng. Dirinya sudah melihat sendiri kondisinya di Palu dan Donggala.
”Usai menyerahkan bantuan, saya sempatkan melakukan pemantauan ke beberapa titik paling terdampak. Memang kondisinya sangat memprihatinkan. Olehnya itu, kita semua harus bersatu memberikan bantuan,” harap bupati. (ala/mir/c)
Bupati Minta Pengungsi Palu Diperhatikan
×

