GOWA, BKM — Kurun sehari terjadi kebakaran di lima titik dalam wilayah Gowa, Jumat (5/10/2018). Titik pertama terjadi sekitar puk 15.20 Wita di Kampung Baturaga, Lingkungan Parasangan, Kelurahan Tonrorita, Kecamatan Biringbulu.
Ada empat rumah panggung habis jadi arang. Masing-masing milik Dg Juna (60) yang ditinggalkan pemiliknya yang sedang bepergian ke Desa Datara, Kecamatan Tompobulu.
Berawal dari rumah Dg Juna inilah kemudian merembes ke rumah lainnya yakni rumah milik H Se’re (68), Dg Subu (38) dan Nurdin (38). Keempat rumah ini habis tak tersisa.
Meski tidak ada korban jiwa, namun dari keempat rumah kayu ini kerugian materil diestimasi capai 300-an juta rupiah.
Saat kebakaran terjadi, dilihat pertamakali oleh seorang warga bernama Sada’ (30). Menurut Sada’, api dilihatnya berasal dari arah dapir rumah Dg Juna. Kemudian Sada’ berteriak mendatangkan orang untuk memadamkan api namun karena angin bertiup agak kencang sehingga upaya warga tidak bisa berbuat banyak.
Armada Damkar dari Kabupaten Jeneponto baru bisa tiba pukul 16.15 Wita. Dan empat rumah tersebut habis dalam sekejap.
Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Dinas Damkar Gowa, Mustamin Raga yang dikonfirmasi sore tadi mengatakan jika berharap bantuan armada Damkar Gowa sangat lah sulit karena jarak dari markas Damkar di Sungguminasa sangat berjauhan dengan TKP.
“Sehingga warga hanya bisa menghubungi armada Damkar Kabupaten Jeneponto yang jaraknya lebih dekat. Kami tak bisa layani karena jarak yang jauh dan kebetulan hari ini armada kami semua keluar menangani titik kebakaran yang ada di wilayah kota yakni tiga titik di Kecamatan Somba Opu dan satu titik di Bajeng. Kami sudah berkoordinasi dengan Camat Biringbulu sehingga pemerintah setempat langsung menghubungi armada Damkar Jeneponto dan menurunkan 5 unit armadanya,” jelas Mustamin Raga.
Dijelaskan Mustamin Raga bahwa tiga titik kebakaran di Somba Opu terjadi di lahan terbuka dekat kampus UIN Samata, kemudian di lahan dekat pemukiman di Jl Swadaya Kelurahan Tompobalang serta lahan terbuka dekat Danau Mawang. Sementara kebakaran di Bajeng adalah lahan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) yang nyaris merembes ke area pemukiman warga. (saribulan)

