MAKASSAR, BKM–Pemilu presiden (Pilpres) yang dihelat secara bersamaan dengan Pemilihan calon anggota legislatif (Pileg) bisa berdampak pada meningkatnya perolehan suara dua partai pengusung utama di Pilpres yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) serta Partai Gerindra.
PDIP merupakan partai pengusung utama pasangan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin, karena sang petahana merupakan kader partai berlambang banteng gemuk, sementara Partai Gerindra merupakan partai pengusung utama pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno lantaran mantan Danjen Kopasus tersebut merupakan ketua umum partai berlambang kepala burung garuda tersebut.
Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel Darmawangsya Muin juga mengaku bila partainya akan menjadi pemenang di Sulsel. Apalagi jika efek Capres Prabowo, maka di Pileg mendatang Gerindra sangat bisa saja menjadi pemenang. “Gerindra sejak akan punya target menjadi pemenang di Sulsel, apalagi jika melihat usungannya disejumlah Pilkada telah menang,”ujar Darmawangsyah Muin yang tak lain adalah Ketua Komisi D DPRD Sulsel ini, Jumat (5/10)
Sekretaris DPD PDIP Sulsel Rudi Pieter Goni (RPG) juga punya harapan bila partai yang didirikan Megawati Sukarno Putri juga menjadi pemenang di Sulsel. “Kami tidak pada prinsip mengalahkan siapa. Bagi kami adalah mengupayakan target realistis 5 besar di Sulsel dan optimis 3 besar di Sulsel. Kami memiliki struktur yang baik, konsolidasi yang berjalan lancar, tim caleg di setiap dapil bagus, serta tentu efek pilkada dan Pilpres juga membantu daya dorong mesin partai untuk semakin mengekspor PDI Perjuangan,”jelas RPG.
Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Dr Firdaus Muhammad, menganggap peta Pileg di Sulsel telah berubah di tiap Dapil masing-masing. Ada beberapa faktor perubahan politik antara Partai Golkar dan Demokrat yakni tumbangnya partai dominan yakni Partai Golkar di beberapa daerah, belum lagi beberapa kader incumbent golkar memilih pindah partai. “Kalau kita mengacu dari beberapa indikator peluang antara golkar dan Demokrat di Sulsel yah, tentu Demokrat kini berada diatas. Sebab ada tiga partai yang bersaing sengit ini PDIP, Gerindra dan Demokrat,”ujar Firdaus.
Menurutnya, jika melihat beberapa kader yang pindah partai tentu membuat golkar harus kerja ekstra di pileg 2019 nanti. Seperti diketahui, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan wakil gubernur Andi Sudirman Sulaiman sangat dekat dengan PDIP. Bahkan setiap ada kegiatan PDIP, keduanya hadir dan siap membesarkan partai pemenang pemilu nasional tersebut. (ita/rif)
Gerindra dan PDIP Bisa Ungguli Golkar dan Demokrat
×

