BARRU, BKM — Salah seorang pengungsi korban gempa di Palu, Irmayanti yang sedang hamil enam bulan bersama suaminya memilih mengungsi ke Barru dan dirawat RSUD Barru. Irmayanti kelelahan dan sempat terkatung-katung beberapa hari di Palu.
Korban gempa yang beberapa tahun merantau ke Palu. Kini mengungsi ke daerah asalnya di Barru. Namun karena kelelahan, ia terpaksa harus terbaring di RSUD Barru Minggu (7/10). Irma dalam kondisi lemas didampingi suaminya.
Pihak keluarga yang datang ke Rumah sakit menjenguknya. Termasuk Bupati Barru, Suardi Saleh datang khusus membesuk wanita hamil ini.
Suami Irma, Sulaiman mengaku tidak tahan lagi dengan kondisi hamil istrinya kemudian situasi gempa yang sangat berbahaya bagi keselamatan jiwanya.
Apalagi keluarga ini sudah kewalahan karena sudah kehabisan stok makanan sehingga ia berusaha keluar dari Palu. Pasutri ini kemudian mengungsi ke kampung halaman.
“Alhamdulillah Kami sekeluarga merasa bersyukur karena sudah lolos dari maut, meski harus terbaring di rumah sakit,”kata Irma diiyakan Sulaeman. Sulaiman datang bersama 40 pengungsi lainnya (udi/C)
Bupati Besuk Pengungsi Palu
×

