pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Andry: Suvei SMRC Disebut Mentah

MAKASSAR, BKM–Hasil survei yang dilakukan lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada 7 hingga 14 September 2018 yang mengumumkan, elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo- Ma’ruf Amin unggul dengan perolehan 60,4 persen dari pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno yang hanya memperoleh 29,8 persen dipertanyakan.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Gerindra Sulsel, Andry Arief Bulu menyebut hasil survei yang beredar versi SMRC perlu penyegaran secara update. Di mana survei dilakukan pada tanggal 7-14 September 2018 yang diketahui pada waktu tersebut belum adanya capres dan cawapres ditetapkan KPU. Begitu pula dengan badan pemenangan belum ada terbentuk. “Jadi survey itu masih sangat mentah utamanya dari segi pengenalan pasangan kandidat dan programnya. Tetapi dengan posisi Prabowo Subianto start dengan di atas 30 persen, merupakan awal yang sangat bagus terlebih dalam survei tersebut hanya Sandiaga S Uno yang terbaca survei sedangkan Ma’ruf Amin sama sekali tidak terbaca dan waktu masih lebih kurang 7 bulan,” tambahnya.
Dia melanjutkan, dengan strategi pasangan Prabowo-Sandi optimis dapat jauh lebih unggul diakhir nantinya. Caranya dengan fokus dan konsentrasi terhadap hal yang terjadi di masyarakat seperti bahan pangan yang terjangkau dan ketersediaan lapangan kerja yang makin sulit dirasakan. Terpenting fokus dalam perbaikan ekonomi. “Kami yakin dgn strategi Prabowo-Sandi akan leading di akhir nanti. Kami konsentrasi terhadap hal yang terjadi di tengah rakyat saat ini seperti bahan pangan yang terjangkau, dan ketersediaan lapangan kerja yang semakin sulit di rasakan serta fokus dalam perbaikan ekonomi yang berat saat ini,” tegasnya.
Seperti diketahui, survei yang dilakukan SMRC terhadap 1.220 responden dengan response rate 1.074 responden dengan metode multistage random sampling dirilis pada Minggu, (7/10). Dalam surveinya itu menemukan pemilih yang tidak tahu atau rahasia sebesar 9,8 persen. Adapun magin of error survei kurang lebih 3,05 persen.
Dengan perolehan sementara itu, Direktorat Komunikasi Politik TKW Sulsel Jokowi-Ma’ruf, Muh Rajab meminta ke tim kampanye khususnya di Sulsel tidak lengah apalagi puas dengan hasil survei. Kerja keras harus selalu ada dan dipacu untuk mendapatkan dukungan masyarakat.
Sebaiknya, hasil survei yang keluar dijadikan sebagai acuan pemetaan awal untuk kerja-kerja politik yang lebih cerdas ke depannya. Sebab masyarakat saat ini memiliki kemerdekaam dalam menentukan pilihannya termasuk memberikan penilaian individu dan kinerja individu dalam pemerintahan. “Pilpres ini masih menyisakan waktu lima bulan ke depan. Bagi tim Jokowi-Ma’ruf, tidak boleh lengah dengan hasil survei. Kerja keras tim tetap harus dipacu untuk lebih mendapatkan dukungan dari masyarakat,” katanya.
Dia pula mengatakan, tingginya elektabilitas Jokowi-Ma’ruf karena dianggap memiliki kemampuan serta karakter yang mampu membawa bangsa Indonesia ini lebih maju. Selama ini kepemimpinan Joko Widodo di Indonesia berhasil menunjukkan kinerja memuaskan khususnya dibidang infrastruktur. “Bahkan keluarga presiden Jokowi bisa menjadi contoh di mana keluarga yang bisa menahan diri ketika bapaknya memegang kekuasaan. Istri dan anak-anak pak Jokowi tidak mengambil kesempatan memanfaatkan kekuasaan bapaknya dan berbanding terbalik dengan beberapa pemimpin baik level nasional maupun level daerah” jelas legislator DPRD Sulsel dari fraksi Nasdem ini. (arf/rif/c)



×


Andry: Suvei SMRC Disebut Mentah

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar