GOWA, BKM — Bupati Gowa, Adnan Purictha Ichsan mengatakan kehadiran bendungan Karaloe yang menenggelamkan tiga desa/kelurahan di Kecamatan Tompobulu dan Biringbulu Kabupaten Gowa ini diharapkan membawa manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Gowa dan sekitarnya.
Hal itu disampaikan Adnan saat menghadiri pengalihan aliran sungai Karaloe sebagai tanda mulai difungsikannya bendungan yang didanai pemerintah pusat ini.
Kunjungan Bupati Gowa bersama sejumlah aparat pusat antara lain dari Ditjen SDA Kementrian PUPR, BPKP Provinsi Sulsel, Kepala BBWSPJ, Tengku Muhammad Iskandar, Forkopimda Sulsel serta Forkopimda Gowa berlangsung sehari, Selasa (9/10/2018) di lokasi bendungan di Kelurahan Tonrorita, Kecamatan Tompobulu.
Sebelum dilakukan pengalihan aliran air sungai, Bupati dan para pejabat pusat ini meninjau kondisi terowongan bendungan yang panjangnya 40,50 meter.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, lokasi bendungan Karaloe ini mengambil wilayah desa di dua kecamatan, yakni Kecamatan Biringbulu dan Tompobulu. Masing-masing kecamatan ini terdiri dari Desa Garing (Biringbulu), Kelurahan Tonrorita dan Desa Taring (Tompobulu).
“Satu kesyukuran bagi pemerintah Kabupaten Gowa karena pembangunan bendungan Karaloe ini terus berjalan sesuai dengan perencanaan yang ada. Kita juga bersyukur meskipun rencana pembangunan bendungan ini sempat mandek beberapa tahun disebabkan persoalan teknis, namun karena kerjasama dengan sejumlah pihak yang ada pembangunannya bisa dilanjutkan kembali,” katanya.
Adnan juga berharap dengan selesainya pembangunan bendungan Karaloe ini nantinya bisa berdampak ekonomi yang baik bagi wilayah Kabupaten Gowa.
“Kita berharap nantinya akan ada proyek bendungan yang dapat mengaliri wilayah Kabupaten Gowa secara keseluruhan. Agar masyarakat dapat memperbaiki pertanian dan juga saluran irigasi yang semakin baik dimasa yang akan datang.Tentunya hal ini akan berkontribusi untuk peningkatan kesejahteraan rakyat yang ada di wilayah Kabupaten Gowa,” harapnya.
Dihadapan para insan teknik ini, Adnan mengatakan pada prinsipnya Pemerintah Kabupaten Gowa siap mensukseskan semua proyek-proyek nasional.
“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang ada di Biringbulu, Tompobulu dan seluruh jajaran pemerintahan yang telah bekerja keras sehingga pembangunan bendungan Karaloe ini berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan kita. Semoga kehadiran bendungan ini membawa manfaat yang besar bagi masyarakat Gowa dan sekitarnya,” kata Adnan.
Sementara itu, Deni Wirawan, Staf Ahli Gubernur Sulsel Bidang Pembangunan yang hadir mewakili Pemprov mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam rangka pembangunan nasional untuk mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, Provinsi Sulsel yang dikenal sebagai lumbung pangan nasional yang merupakan amanah dari pemerintah. Selain itu juga merupakan pilar utama pembangunan ekonomi di kawasan timur.
“Kegiatan hari ini merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan potensi pemanfaatan daerah yang ada. Untuk itu kegiatan ini kita harapkan kedepannya bendungan Karaloe ini mampu memberikan penyediaan air baku, menjadi pembangkit listrik, pengendali banjir dan menjadi area wisata,” harapnya. (saribulan)

