MAKASSAR, BKM — Di bumi ini masih segelintir orang yang mau peduli dengan sekelilingnya. Bahkan nyaris tak punya empati untuk berbuat yang baik.
Namun apa yang ditunjukkan Teksar Dg Jarung, seorang pemuda asal Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa ini cukup menunjukkan kepedulian dalam diri seorang pemuda.
Teksar secara spontan langsung bergerak begitu melihat sebuah bendera negara Kanada yang terpasang berjejer dengan bendera merah putih dan bendera negara lainnya di sebuah pertigaan Jalan Veteran-Pa’baeng-baeng-Jalan Kumala, Makassar terpasang terbalik.
Bendera itu adalah bendera peserta F8, kegiatan internasional yang akan dibuka hari ini.
Teksar kebetulan melintas di Jalan Veteran dari arah Jalan Kumala Makassar pagi. Begitu dekat di persimpangan jalan dan melihat banyak bendera negara terpajang melambai ditiup angin, tak sadar menangkap kejanggalan posisi bendera negara Kanada yang bersimbol setangkai daun.
Posisi tangkai daun berada di bawah (letak yang benar) namun yang terlihat oleh Teksar posisi tangkai daunnya berada di atas.
“Makanya saya langsung menghentikan kendaraan dan berlari mendekati taman tersebut dan menurunkan tiang bendera Kanada kemudian saya perbaiki letak bendera tersebut. Apa yang saya lakukan ini spontan ssaj,” katanya.
“Namun ini adalah bagian dari cara kita pemuda Indonesia menghargai bangsa dan simbol negara lain. Kita berharap bangsa dan negara tercinta kita ini dihargai oleh negara lain, maka itulah salah satu bentuk penghargaan kita dengan membetulkan posisi bendera negara lain yang salah posisi,” kata Teksar lagi sambil melanjutkan perjalanannya menuju Kabupaten Gowa. (saribulan)

