GOWA, BKM — Ratusan pendukung Basri Dg Ngopo, calon kepala desa (Cakades) Bontolangkasa Utara, mendatangi gedung DPRD Gowa. Kedatangan mereka untuk menyampaikan aspirasi karena tidak diloloskan Basri menjadi Cakades.
Warga pendukung Basri Dg Ngopo ini mendatangi kantor wakil rakyat DPRD Gowa di Jalan Masjid Raya Sungguminasa, Senin pagi (8/10). Mereka menuntut keadilan agar calonnya bisa masuk dalam daftar Cakades yang akan bertarung pada Pilkades 2018 yang akan digelar serentak pertengahan Oktober ini.
Ratusan warga dari Desa Bontolangkasa Utara tumpah di halaman kantor DPRD Gowa dan menyuarakan ketidaksetujuan mereka atas hasil kerja panitia kabupaten selama rangkaian tes bagi bakal cakades yang dinilai sangat tidak transparan.
Koorlap aksi warga tersebut, Muh Sabir Dg Bella mengatakan, terkait hasil seleksi calon Kepala Desa Bontolangkasa Utara dinilai sangat tidak obyektif dan transparan. ”Kami meminta tim seleksi calon kepala desa untuk memperlihatkan hasil seleksi secara transparan, kami juga meminta dan mendesak agar seleksi diulang dan terbuka,” tegas Muh Sabir Dg Bella.
Sementara itu, Kadis PMD Gowa, Muh Asrul yang dituding kalau tim seleksi tidak transparan, menjelaskan secara detail. Bahkan, ia memperlihatkan bukti-bukti hasil pelaksanaan seleksi bakal Cakades, yakni tes tertulis, tes wawancara, serta tes pidato.
Selain itu, Asrul juga menjelaskan aturan perundang-undangan terkait jumlah calon yang bersyarat. ”Dalam satu desa hanya dibolehkan (sesuai aturan berlaku) maksimal lima orang calon sehingga jika ada desa yang bakal calonnya lebih dari lima maka akan gugur berdasarkan seleksi yang dilakukan panitia,” jelas Asrul. (sar/mir)
Tak Lolos, Pendukung Cakades Datangi DPRD Gowa
×

