MAKASSAR, BKM–Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Tamangapa, Kecamatan Manggala kembali mengalami kebakaran. Kebakaran mulai terjadi pada Rabu (10/10) hingga Minggu (14/10). Hal tersebut diakui Kepala Tata Usaha UPTD TPA Tamangapa Antang, A Syawaluddi, Minggu (14/10).
Syawaluddi mengatakan, kebakaran tersebut terjadi tidak ada unsur kesengajaan. Kebakaran murni karena tingginya gas metan di TPA Tamangapa Antang.
“Ini kebakaran terjadi sejak 4 hari yang lalu, dan penyebabnya itu murni tingginya unsur gas metan sehingga kebakaran tidak bisa lagi terelakkan, ditambah lagi musim kemarau panjang saat ini sedang berlangsung,” ungkapnya.
Lebih lanjut Syawaluddi mengatakan, dari 16 hektar luas TPA Tamangapa, sudah ada 12 hektar yang telah terbakar. Olehnya karena itu, agar api tidak menyebar luas, dirinya bersama pihaknya serta pemadam kebakaran Kota Makassar telah turun tangan untuk memadamkan api.
“Tadi malam itu sampai jam 3 dini kami dibantu pemadam kebakaran terus melakukan pemadaman ada 9 unit mobil pemadam kebakaran secara bergantian melakukan pemadaman,” ujarnya.
Kata dia, adapun akibat dari kejadian tersebut yakni walaupun api sudah dijinakan, kepungan asap tidak bisa terhindarkan.
“Kondisi TPA, kobaran api sudah terkendali namun asap masih tetap ada, sebagai personil kami tetap berupaya semaksimal mungkin untuk mengendalikan apa yang terjadi di TPA, dengan berkoordinasi dengan pihak yang terkait,” ulasnya.
Menurut dia, kepungan asap akibat kejadian tersebut sangat luas hingga beberapa hektar dari tempat tersebut.
“Akibat kejadian tersebut, asap dapat dirasakan sampai di Jalan Sukaria, Jalan Ranggon dan Perumnas Antang, serta wilayah Perumahan Nipanipa,” ujarnya.
Ia juga mengaku selain Damkar Kota Makassar turun tangan, Dinas Kesehatan juga telah turun tangan dengan membagikan masker kepada warga yang bermukim dekat TPA Tamangapa.
“Masker ini sangat membantu agar tidak terjadi Ispa, dan Dinas Kesehatan juga sudah membagikan, kebetulan dekat TPA Tamangapa juga dan mereka sudah membagikan masker,” ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan, kebakaran TPA Tamangapa terjadi sudah tiga kali. Untuk mengatasi hal tersebut tersebut dalam waktu dekat dirinya akan memerintahkan ke pihak terkait untuk menggali dan membalik.
Katanya, salah satu penyebab kejadian tersebut karena tingginya gas metan, dan blink yang menerima panas cukup dari sinar matahari dapat menghasilkan api.
“Kita akan segera benahi ini, memang kemarau yang panjang kadang-kadang saya tanya apa penyebabnya, itu gara-gara kaca botol kena matahari panas, itu penyebabnya dan itu persoalannya. Dan itu tidak boleh ada yang disalahkan dan kita akan tangani dengan baik, kita akan gali kemudian dibalik itu gas metan,” tukasnya.(nug/war/c)
Ketiga Kalinya TPA Tamanggapa Terbakar
×

