GOWA, BKM — Ribuan guru honorer yang digaji melalui dana BOS (Biaya Operasional Sekolah), kini diharuskan membuka rekening bank sendiri. Hal itu diberlakukan sehubungan telah diberlakukannya non tunai di Kabupaten Gowa.
Pemberlakuan nomor rekening bank ini, menurut Kadis Pendidikan Gowa, Dr Salam, sangat tepat. Hal itu tentu akan menjamin penggajian bagi para honorer di Gowa khususnya kalangan guru honorer.
Hal lain sehingga Kadisdik Gowa merespon sistem buka rekening ini, lantaran pihaknya banyak menerima keluhan para guru honorer yang kerap mengalami pemotongan oleh oknum kepala sekolah.
”Tapi dengan sistem non tunai, itu tidak akan terjadi lagi. Sebab honor mereka akan ditransfer melalui rekening bank. Mulai tahun ini, para guru honor di Pemkab Gowa diwajibkan membuka rekening sendiri melalui bank BRI. Dengan cara ini, justru dapat mematikan indikasi-indikasi pemotongan hak guru honor,” kata Salam saat ditemui di kantornya, Kamis (18/10).
Dikatakan, sebelumnya tercatat 4.000-an tenaga guru honorer di Gowa. Namun setelah disortir berdasarkan masa pengabdian satu tahun ke atas, ternyata ditemukan banyak yang baru mengabdi di bawah satu tahun.
”Setelah kita sortir dari 4.000-an itu ternyata tersaring 2.715 guru honorer. Yang 2.715 orang inilah yang kita beri SK Disdik. Kita lakukan penyortiran ini karena kita antisipasi banyaknya guru honorer dadakan yang direkrut asal-asalan,” tandas Kadis.
Sementara terkait tenaga honorer yang mentok di atas usia 35 tahun (dalam perekrutan CPNS 2018) menurut Salam, tetap akan terakomodir melalui P3K atau
Pegawai Pemerintah Pekerja Kontrak yang dibentuk Kemendikbud.
P3K ini adalah janji pemerintah pusat. ”Ini yang tidak membatasi usia para guru honorer. Jadi semuanya masuk dalam P3K ini dan mereka tetap digaji oleh negara. Jadi meski tidak diakomodrir dalam perekrutan CPNS, mereka masih tetap bisa mengabdi dan diupah oleh negara,” kata Kadis.
Terpisah, Ketua Ikatan Guru Honor Indonesia (IGHI) Kabupaten Gowa Putri Ratu Rasyid saat dimintai tanggapannya terkait guru honorer harus buka rekening bank mengatakan, pihaknya sangat merespon.
”Kalau untuk pembukaan rekening bank itu mungkin karena memang aturan yang mengharuskan dimana semua pengeluaran harus non tunai apalagi mengggunakan dana BOS atau dana pemerintah. Jadi mau tidak mau guru honorer harus buka rekening bank agar honornya langsung ditransfer,” kata Putri Ratu Rasyid. (sar/mir)
Guru Honorer Diwajibkan Buka Rekening Bank
×

