PAREPARE, BKM — Pihak sekolah di Parepare mulai selektif menerima siswa baru terutama bagi mereka yang mengaku korban gempa bumi dan tsunami Sulteng.
Kasek SMPN 1 Parepare, Makmur mengatakan
pihaknya memiliki Protap dalam hal jumlah siswa pada satu ruangan. Setiap ruangan tidak boleh lebih dari standar yang ditentukan. Meski begitu, karena sesuai surat edaran Kadis Pendidikan terpaksa dilakukan penambahan
apalagi mereka anak-anak korba gempa Palu.
Hanya saja pihak sekolah khawatir jangan sampai ada yang masuk bukan anak korban gempa.
“Bagi anak korban bencana Palu akan dimintai surat keterangan dari Lurah. Untuk menguji apakah anak bersangkutan korban bencana atau bukan,”ujar Makmur. Sementara Kepala SMKN 2 Parepare Fattahuddin mengakui penerimaan siswa korban gempa tsunami Palu bertambah. Tidak menutup kemungkinan ada yang mengambil kesempatan.
“Setiap saat jika ada yang datang melapor anak korban gempa mau sekolah kita tampung belajar sementara sesuai kompetensinya dari sekolah asal,” ujar Fattahuddin.
Sejak awal penerimaan siswa/i dibeberapa SD hingga SMP dipermudah menerimaannya. Mereka langsung masuk dan surat-suratnya menyusul terutama bagi mereka korban gempa tsunami Palu. ”Sekarang kita mintai surat keterangan dari Lurah setempat dimana korban mengungsi pada keluarga bahwa benar-benar anak tersebut korban gempa dari Palu,” jelasnya.
Memasuki minggu ketiga Oktober 2018 anak korban bencana Palu meningkat drastis. Bahkan ada beberapa sekolah vaforit over kapasitas.
(mup/C).
Sekolah Selektif Terima Korban Gempa
×

