PANGKEP, BKM — Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Pangkep, Sulsel diduga telah melakukan penjualan BBM secara tidak benar.
Operator SPBU dengan pelaku diduga sudah kerja sama, sehingga aktifitas penjualan BBM bersubsidi tersebut terkesan lancar dan aman dari pantauan masyarakat dan aparat penegakan hukum di wilayah Pangkep.
Penjualan BBM bersubsidi untuk masyarakat kurang mampu ternyata telah dinikmati pengusaha BBM ilegal dengan cara membeli BBM di beberapa SPBU dengan menggunakan mobil yang sudah dimodifikasi tangkinya hingga dapat menampung BBM jenis ‘Solar’ sekitar 1000 liter atau 1 Ton sekali pengisian di SPBU.
“Kalau masalah ini tidak disikapi para pegusahan SPBU di Pangkep, maka BBM bersubsidi untuk masyarakat salah sasaran dan kegiatan SPBU tersebut akan ditutup dengan pencabutan ijin oprasonalnya,” jelas Ketua Aliansi Penah Merah, Iskandar Gonrong.
Dikatakan Iskandar Gonrong, pengelolah SPBU di wilayah Pangkep terkesan tutup mata. Sehingga aktifitas penjualan BBM jenis solar tersebut masih berjalan lancar.
Padahal aktifitas seperti ini sangat disayangkan bisa terjadi karena pengunaan BBM bersubsidi hanya dipwruntukan untuk masyarakat miskin.
Bila hal ini dibiarkan terus menerus maka BBM bersubsidi tersebut telah dinikmati oknum yang tidak bertanggung jawab, karena BBM yang dibeli dalam jumlah banyak itu pasti akan dijual ke indusri dengan harga yang tinggi.
“Kalau tengki mobil sengaja dimodifikasi agar mampu menampung 1000 liter sekali pengisian, maka pasti ada tujuannya yang tidak benar dan ini perlu disikapi agar kejadian ini tidak terulang lagi di Pangkep,” tegas Iskandar.
Disebutkan Iskandar, modus pengisan itu dilakukan dengan menutupi gabus di atas kendaraan, agar bak yang sudah dimodifikasi tidak terlihat, bahkan pelaku juga menutupi erat dengan terpal.
“Kejadian ini terjadi di salah satu SPBU di Kabupaten Pangkep. Pelaku pengisan solar dengan menggunakan mobil pick up jenis panther ini tak bisa berkutip ketika tertangkap basah saat melakukan pengisian.” ujar Iskandar. (Askari)

