BARRU, BKM — SMAN I Barru menggelar deklarasi sekolah ramah anak dengan melakukan sarapan bersama antara siswa, guru dan Tim Sekolah Ramah Anak dari Dinas PMD, PPA dan KB Pemkab Barru dan Pemprov Sulsel, Kamis (1/11). Deklarasi Sekolah Ramah Anak dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barru, Hj Hasnah Syam, Kadis PMD, PP dan KB Nasaruddin, Tim Penilai Sekolah Ramah Anak tingkat Provinsi Sulsel dan Pemkab Barru.
Salah satu program Sekolah Ramah Anak yakni Outdoor Classroom Day dengan harapan siswa dibelajarkan secara menyenangkan. Selama ini proses pembelajaran selalu dilaksanakan dalam ruangan kelas.
Kepala UPT SMAN I Barru H Umar, M, dalam sambutannya menyatakan SMAN I Barru memiliki branding sekolah ‘Menyenangkan’. Sehingga pola sekolah ramah anak sudah lama dilakukan. Meski begitu, penerapan sekolah ramah anak, mengalami problematika karena keterbatasan ketersediaan toilet.
Jumlah siswa disekolah ini sebanyak 1.056 orang dan lebih banyak siswa perempuan, membutuhkan ketersediaan toilet .
“Semestinya untuk 30 siswa perempuan harus disiapkan satu toilet dan dari 40 siswa laki-laki untuk satu toilet. Hanya saja hal tersebut belum bisa terpenuhi secara cepat karena adanya keterbatasan. Tetapi meski begitu, kita terus melakukan pembenahan dan pembangunan. Termasuk untuk menambah jumlah toilet, ” tandas Umar.
Kepala Dinas PMD, PP dan KB Barru , Nasaruddin mengharapkan setiap satuan pendidikan harus memberikan perlindungan dan segala yang menjadi hak anak seperti hak belajar, hak senang, hak bahagia, hak cerdas, hak nyaman dan beberapa hak lainnya. Semoga kreasi dan bakat yang ditunjukkan dari siswa SMABAR dalam menyambut program sekolah ramah anak dapat semakin ditingkatkan
Ketua TP PKK Kabupaten Barru Hj Hasnah Syam banyak memberikan dorongan kepada siswa untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Tidak ada yang bisa lebih awal memperkirakan jika suatu saat keberhasilan bisa diraih karena pendidikan. (udi/C)
Siswa-Guru Deklarasi Sekolah Ramah Anak
×

