MAROS, BKM — Sebanyak 556 siswa dan 30 pendidik bersama orang tua siswa, turut hadir dalam gerakan belajar di luar kelas atau ‘out door classrom day’. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN 103 Inpres Hasanuddin Mandai Maros, Kamis (1/11).
Kegiatan yang digelar serentak di seluruh Indonesia ini dilaksanakan untuk memperkuat gerakan Sekolah Ramah Anak. Guru SDN 103 Inpres Hasanuddin Mandai Maros, Edi Muliyasuci, menyampaikan, kegiatan belajar di luar kelas ini diawali dengan membacakan ikrar Sekolah Ramah Anak yang dibacakan secara bersama-sama guru dan peserta didik.
”Setelah itu dilanjutkan dengan menyanyikan bersama lagu Indonesia Raya 3 stanza. Kemudian dilanjutkan cuci tangan bersama dan sarapan pagi di teras kelas,” ujarnya.
Setelah itu, siswa diajak ke lapangan sekolah melaksanakan kegiatan, seperti membaca buku, permainan tradisional, lagu tentang gempa serta senam germas dan yel-yel sekolah dan diakhiri dengan lagu-lagu pahlawan.
Ditambahkan, pada hari itu juga dilantik Duta Sekolah Ramah Anak yang diketuai Kepala SDN 103 Inpres Hasanuddin, Hj Nurwahida beserta para guru-guru oleh pengawas pendidikan wilayah Mandai, M Narwis.
Untuk Kecamatan Mandai, gerakan belajar di luar kelas dilaksanakan di 7 sekolah dasar dan 2 sekolah menengah pertama. Selain Mandai, sejumlah kecamatan di Maros juga menggelar kegiatan yang sama.
Terpisah, pengurus Keluarga Peduli Pendidikan (Kerlip) Maros, Ilham Halimsyah mengemukakan, gerakan belajar di luar kelas diinisasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Kerlip bersama sejumlah pihak lainnya. Termasuk pemerintah daerah.
”Belajar di luar kelas adalah hari untuk merayakan serta menginspirasi bermain dan pembelajaran di luar kelas. Pada 17 Mei 2018, ribuan sekolah di seluruh dunia mengadakan pelajaran di luar kelas dan memprioritaskan waktu bermain,” ungkapnya.
Berdasarkan data Kerlip pusat, sebanyak 927.395 anak dari 3.907 satuan pendidikan di seluruh Indonesia ikut bergembira merayakan kegiatan belajar di luar kelas ini. Satuan pendidikan tersebut terdiri SD, SMP, dan SMA, madrasah, pondok pesantren dan PAUD.(ari/mir/c)
SD 103 Inpres Hasanuddin Lakukan Gerakan Belajar di Luar Kelas
×

