PANGKEP, BKM — Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Prof. Nurdin Abdullah bersama istri memanfaatkan weekend ke kawasan Tonasa Park, eks pabrik semen Tonasa, Minggu (4/11) dengan melakukan petik melon dan pelepasan bibit ikan.
Saat berada di Kawasan Tonasa Park, NA didampingi Direktur Utama PT Semen Tonasa, Subhan, Komisaris PT Semen Tonasa, Prof Dr Idrus Paturusi, Bupati Pangkep Syamsuddin A Hamid, Wabup Syahban Sammana.
Melon yang dipetik NA merupakan hasil penanaman dengan sistem hydroponik. Melon dengan pola tanam yang mengandalkan sumber tumbuh melalui bantuan air tersebut dikagumi mantan Bupati Bantaeng ini.
Kawasan Tonasa Park menurut Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah sangat cocok menjadi area pengembangan tanaman melon.
Setelah memetik buah melon, Prof Andalan ini melanjutkan pelepasan bibit ikan di kolam pemancingan Tonasa Park.
“Buah melon hasil hydroponik yang dikembangkan di Tonasa Park sangat manis rasanya. Melon dengan pola tanam hydroponik cocok dikembangkan diseluruh desa di Pangkep. Jika ini berhasil, maka daerah ini tidak hanya menjadi daerah penghasil jeruk. Tetapi ke depan bisa juga menjadi sentra penghasil melon di Sulsel,” ucap NA.
NA yang pernah lama belajar di Jepang menyatakan rasa manis melon Tonasa Park lebih manis dari melon Jepang. “Pihak PT Semen Tonasa perlu memberikan perhatian terhadap distribusi dana CSR kepada masyarakat desa di Pangkep untuk pengembangan tanaman melon,” ujarnya . (Udi)

