pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Warga Desa Damai Serbu Kantor Bupati Maros

MAROS, BKM — Puluhan warga Desa Damai, Kecamatan Tanralili, dan warga Desa Bontomate’ne, Kecamatan Mandai, mendatangi kantor bupati Maros, Senin pagi (5/11). Kedatangan mereka untuk memprotes proses pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) di Desa Damai yang diduga sarat dengan kecurangan.
Jenderal Lapangan Aliansi Masyarakat Maros Menggugat, Abul Alim, mengatakan, banyaknya kejanggalan yang terjadi dalam proses pemilihan kepala desa Damai, dianggap menciderai Pilkades yang terlaksana pada Rabu lalu (31/10).
Sejumlah kecurangan tersebut, kata Alim, ditemukannya ada beberapa warga Kecamatan Bontoa yang memiliki undangan pencoblosan kepala desa di Desa Damai. Mereka menganggap, dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Maros, tidak becus dalam pembagian surat suara. Karena terdapat surat suara Pilkades di Desa Damai, namun ditemukan di Desa Allatengae.
”Selain itu, ada juga beberapa panitia yang merasa tidak dilibatkan dalam proses Pilkades. Juga, kami temukan adanya penggelembungan suara salah seorang calon kepala desa di Desa Damai. Ini juga menjadi pertanyaan kami,” jelasnya.
Alim mengatakan, bukan hanya itu, penggunaan ijazah palsu oleh salah satu kandidat calon Kades atas nama Edy juga terjadi di Desa Bonto Mate’ne kecamatan Mandai. Edy hanya mencantumkan Surat Keterangan Lulus (SKL) Raider di Makassar. Mereka juga mempertanyakan banyaknya warga yang tidak mendapatkan undangan untuk memilih.
”Dinas PMD Maros tidak transparan terkait dengan penggunaan ijazah palsu. Untuk undangan pemilihan itu hanya didominasi dari Dusun Bentenge,” bebernya. (ari/mir/c)



×


Warga Desa Damai Serbu Kantor Bupati Maros

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar