SINJAI, BKM — Fenomena pejabat atau aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Sinjai yang bermain game dan tertidur saat rapat memang sudah sering terjadi. Tak terkecuali saat rapat pemerintah kabupaten maupun di gedung DPRD.
Hal yang sama terjadi pada sejumlah peserta yang memainkan telpon genggam dan bermain game pada rapat forum konsultasi publik rancangan awal RPJMD Kabupaten Sinjai tahun 2018 – 2023, bahkan ada pula asyik tertidur.
Hal ini disampaikan Ketua Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (SEMMI) Kabupaten Sinjai pada saat mengikuti acara tersebut bahwa sangat menyayangkan kepada sejumlah peserta rapat yang hadir diacara tersebut hanya tidur dan bermain Game.
“Padahal rapat yang sejatinya untuk menyerap aspirasi dan masukan dari seluruh stakeholder agar memperoleh masukan penyempurnaan rancangan awal RPJMD tetapi tidak mampu diserap oleh beberapa peserta dikarenakan peserta yang asyik bermain handphone,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Direktur Komite Pemantau Legislatif (KOPEL) Kabupaten Sinjai, Ahmad Tang meminta agar peserta tidak mengulangi tindakan yang dapat menganggu peserta lain apalagi pada rapat RPJMD Sinjai.
“Harusnya ini menjadi perhatian bersama, bukan mainin handphone atau tidur. Sebab RPJMD ini akan menjadi dokumen acuan pertama dalam menyelenggarakan perencanaan dan pembangunan hingga 5 tahun kedepan untuk masyarakat Sinjai,” kuncinya.
Saat ditanya oleh Ketua SEMMI nama peserta yang asyik bermain Game, salah satu sumber mengatakan bahwa pegawai kecamatan.
Adapun peserta rapat yang hadir, diamtaranya dari para kepala perangkat organisasi daerah, anggota DPRD, instansi vertikal, camat, lurah, kepala desa, akademisi, LSM, tokoh masyarakat, pemuda dan tokoh agama serta forum perempuan.

