MAMASA, BKM — Gempa yang melanda Kabupaten Mamasa sejak beberapa hari lalu, kini mulai mereda. Meski demikian, Bupati Mamasa, H Ramlan Badawi meminta kepada warga tetap waspada untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan bersama.
Bahkan, Bupati Ramlan Badawi telah berbagi tugas dengan wakilnya, Marthinus Tiranda. Bupati tetap memantau perkembangan pengungsi di lapangan kota Mamasa. Sementara wakil bupati Marthinus Tiranda menuju ke tempat pengungsian di Kecamatan Sumarorong.
”Kami membagi tugas dengan pak wakil bupati memantau perkembangan para pengungsi dan memberikan arahan. Intinya, kita memang was-was. Tapi jangan terlalu panik. Karena gempa ini bukan saja terjadi di daerah kita. Namun terjadi juga di daerah lain. Kita harap pengungsi yang berada di Kecamatan Sumarorong supaya menjaga kesehatan. Tentu pemerintah tidak tutup mata dengan persoalan ini. Masyarakat kita imbau untuk tenang dan bisa kembali ke rumahnya masing-masing,” ujar Bupati Mamasa, Ramlan Badawi saat ditemui di rumah jabatan bupati, kemarin.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Ramlan Badawi juga meluruskan informasi yang berkembang sebelumnya kalau dirinya bersama keluarga telah meninggalkan Mamasa untuk menghindari gempa.
Justru sebaliknya, sejak gempa mengguncang Kabupaten Mamasa hingga sekarang, bupati bersama keluarganya tetap berada di Mamasa. Hasil pemantauan BKM, isteri dan anak-anak bupati tidur di bawah tenda di samping rumah jabatan. Sedangkan bupati Mamasa rela tidur di tribun lapangan sepakbola Mamasa bersama warga pengungsi. (dar/mir/c)
Bupati dan Wabup Mamasa Bagi Tugas
×

