GOWA, BKM — Sehari menjelang Hari Jadi Gowa (HJG) ke 698, Jumat (16/11/2018) pukul 15.00 Wita, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menyampaikan orasinya di hadapan para wakil rakyat dan aparat pemerintahan baik lingkup kabupaten dan kecamatan.
Hadir dalam kegiatan tersebut para anggota Forkopimda serta para mantan Ketua DPRD Gowa.
Rapat paripurna istimewa yang dipimpin Ketua DPRD Gowa Andi Muh Ishak didampingi tiga wakil ketua dan dihadiri Bupati serta Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni berlangsung khidmat namun marak oleh warna warni busana adat yang dikenakan para undangan yang hadir.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menyampaikan orasinya menyampaikan sejarah Kabupaten Gowa dan sejumlah program kerja dengan segudang prestasi yang telah diraih Pemerintah Kabupaten Gowa selama dua tahun masa jabatannya bersama Abd Rauf Malaganni.
Dalam momentum HJG ini, Adnan memiliki harapan besar untuk Gowa jauh lebih baik kedepannya.
“Dengan momentum Hari Jadi Gowa ini diharapkan semakin menumbuhkan kecintaan kita kepada Gowa. Kalau kita cinta kepada Kabupaten Gowa, maka tumbuh rasa memiliki kita terhadap kabupaten ini, kalau kita rasa memilikinya tinggi, tentu kita tidak henti-henti berjuang untuk bisa membangun wilayah Kabupaten Gowa yang lebih baik sehingga masyarakatnya makin sejahtera,” jelas Adnan.
Bupati Adnan berharap, semakin berjalannya pemerintahan kedepan, maka semakin bisa melakukan pemberdayaan dan kerjasama kepada seluruh masyarakat yang ada.
“Tidak ada satupun program Pemkab Gowa yang berjalan tanpa dukungan dari partisipasi seluruh masyarakat, olehnya kedepannya masyarakat semakin cinta terhadap pemerintah dan pemerintah juga semakin cinta kepada rakyatnya,” jelas Adnan.
Kedepannya, Bupati Adnan juga bercita-cita untuk meraih penghargaan Prasamya Purna Karya Nugraha, dimana penghargaan untuk bidang pemerintahan tersebut merupakan apresiasi tertinggi dari Presiden.
“Cita-cita saya dan itu juga menjadi cita-cita seluruh kepala daerah yakni meraih penghargaan Prasamya Purna Karya Nugraha, ini yang diraih juga oleh Syahrul Yasin Limpo saat menjabat sebagai Gubernur,” jelas Adnan.
Di usia Gowa ke-698 ini tambah Adnan, hendaknya menjadi titik tolak lahirnya budaya perubahan. Adnan juga menuturkan, membangun daerah ini tidaklah cukup dengan modal semangat dan kerja keras belaka.
Sudah saatnya pemerintah dan maayarakat memvangun daeeah ini dengan mengedepankan kecersasan, kreativitas dan budi pekerti yang baik.
“Secara khusus, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pendahulu yang pernah memimpin Kabupaten Gowa serta seluruh kompoben masyarakatyang telah ikut mewarnai perubahan di Kabupaten Gowa,” jelas Adnan sebelum menuju makam Sultan Hasanuddin untuk ziarah. (saribulan)

