pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Bupati Takalar Gerah Lihat Pengerukan Pasir Putih

TAKALAR, BKM — Bupati Takalar, H Syamsari Kitta mulai jenuh dan gerah melihat aktivitas pengerukan pasir laut terus berlangsung diperairan Galesong. Untuk itu, orang nomor satu di daerah ini meminta agar aktivitas pengerukan segera dihentikan.
”Kami sudah sampaikan ke pak gubernur kiranya tambang pasir laut di Takalar dihentikan. Dan perairan Takalar dikeluarkan dari zona tambang pasir laut,” kata Syamsari, di Takalar, Senin (19/11).
Bupati menjelaskan, pihaknya akan membuat upaya pencegahan kerusakan lingkungan efek dari penambangan pasir untuk menekan jumlah korban agar tidak lebih banyak lagi. Hal tersebut ditegaskan, mengingat tugas dan tanggung jawab selaku pemerintah daerah sangat dibutuhkan untuk melindungi masyarakat dari ancaman bencana.
”Terkait abrasi, kami akan pikirkan rehabilitasi dan upaya pencegahan agar tidak memakan korban lebih besar. Jadi kami akan koordinasikan mulai aparat desa sampai OPD berwenang. Seperti BNPBD, dinas PUPR, sosial serta berkoordinasi dengan instansi vertikal. Sehingga banyak yang bisa memikirkan dan terlibat,” tutup bupati Takalar.
Sebelum bupati Takalar meminta aktivitas pengerukan pasir laut dihentikan, abrasi pantai telah menimbulkan kerusakan cukup parah di pesisir Pantai Galesong. Bahkan, sebuah Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Desa Sampulungan, Kecamatan Galesong Utara, mengalami kerusakan. Akibatnya, tulang-tulang dan kain kafan mayat menyembul keluar dari dalam tanah. (ira/mir/c)



×


Bupati Takalar Gerah Lihat Pengerukan Pasir Putih

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar