GOWA, BKM — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat Teknik Sistem Perkapalan Fakultas Teknik Unhas-Gowa melakukan pelatihan teknologi sistem sambungan baut pada penyambungan papan lajur kulit lambung kapal kayu yang dilaksanakan di Desa Galesong Kota Kabupaten Takalar belum lama ini.
Kegiatan ini melibatkan sekitar 15 orang peserta yang berasal dari kelompok pengrajin kapal kayu yang ada di sekitar lokasi tempat kegiatan. Mereka merupakan mitra sekaligus sasaran utama kegiatan.
Ketua tim pelaksana kegiatan M Rusydi Alwi ST MT (dosen Fakultas Tehnik Perkapalan Unhas Gowa), mengemukakan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh potensi mitra yang bisa dikembangkan menjadi sentra pembuatan kapal kayu di Kabupaten Takalar dimana mitra selama ini sudah mampu memproduksi beberapa kapal kayu khususnya kapal perikanan.
Ia berharap kegiatan pengabdian masyarakat ini bisa meningkatkan mutu produksi kapal mitra untuk kemudian mampu memberikan multiplier effect bagi usaha sejenis dan pengguna kapal hasil produksi mitra.
Kegiatan ini dimulai dengan sebuah workshop atau pemberian materi tentang teknologi pembangunan kapal kayu dan dilanjutkan dengan diskusi.
Kegiatan kemudian dilanjutkan keesokan harinya dengan pengaplikasian secara langsung sistem sambungan baut pada model konstruksi kulit lambung kapal kayu yang telah disiapkan oleh tim pengabdian.
Pada akhir kegiatan ini, para pengrajin kapal peserta kegiatan mengutarakan ketertarikan mereka untuk mencoba menggunakan sistem sambungan baut yang ditawarkan oleh tim pada kapal yang akan mereka bangun.
Ketua kelompok mitra M Sayyed Dg Ngampa mengatakan teknologi yang diberikan oleh Tim Unhas bisa menjadi solusi permasalahan rembesan air melalui celah papan kulit kapal kayu yang mereka bangun.
“Kami berharap, kedepan LP2M Unhas terus melibatkan kami sebagai mitra dan sasaran pada kegiatan semacam ini agar pengetahuan dan keterampilannya akan teknologi pembangunan kapal lebih bertambah,” kata Sayyed Dg Ngampa. (saribulan)

