GOWA, BKM — Pendidikan dan latihan (Diklat) Bela Negara yang diikuti 121 kepala desa di Kabupaten Gowa resmi ditutup Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni di aula Rindam XIV Hasanuddin Pakkatto, Minggu (25/11/2018) sore.
Dalam menutup diklat tiga hari itu, wabup berharap selepas diklat ini para kepala desa hendaknya dapat mengerti, memahami dan menindaklanjuti seluruh pembelajaran yang diperoleh selama diklat dan kemudian menerapkannya di desanya.
“Kepala Desa yang ikut dalam kegiatan ini, harus terus menerapkan apa yang didapatkan dalam diklat ini, dengan harapan ada perubahan pola pikir para kades yang lebih baik dalam membangun desanya,” kata wabup.
Bela negara ini tambah wabup, dilaksanakan sebagai wadah untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, guna menunjang program pemerintah untuk memajukan pembangunan daerah Kabupaten Gowa.
“Bela negara ini juga diharapkan dapat menumbuhkan cinta tanah air, mempererat sinergitas dalam menjaga persatuan dan kesatuan demi keutuhan wilayah NKRI serta mampu menjadi pionir di desanya masing-masing. Bangun terus sikap disiplin, jiwa kebersamaan, ketangkasan, ketepatan individu, dengan membentuk mental dan fisik agar jiwa leadership dalam memimpin diri sendiri maupun kelompok dapat berjalan dengan baik,” tegas wabup.
Penutupan yang dihadiri Komandan Rinif Dam XIV Hasanuddin Kolonel Inf Rafael beserta jajarannya itu diakhir Wabup Rauf dengan ucapan terima kasih atas dukungan dan partipasi Danrindam dalam pelaksanaan diklat bela negara tersebut. (saribulan)

